Mahasiswa PBL FKM Unsri Gelar Program KENDALI, Padukan Senam Anti Hipertensi, CKG, Plang Edukasi PATUH, Warga Desa Antusias
BANYUASIN, AsSajidin.com – Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya Kelompok 16 melaksanakan Program KENDALI (Kenali dan Kendalikan Hipertensi) sebagai program kerja utama selama pelaksanaan PBL selama 30 hari di Desa Lalang Sembawa, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi melalui upaya promotif, preventif, dan deteksi dini.
Program KENDALI disusun berdasarkan hasil identifikasi masalah kesehatan yang dilakukan mahasiswa selama pelaksanaan PBL. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dengan tenaga kesehatan, serta data penyakit di Poskesdes Lalang Sembawa, hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular dengan jumlah kasus tertinggi dan terjadi secara konsisten selama beberapa bulan terakhir. Data Poskesdes menunjukkan terdapat 10 kasus pada Januari, 11 kasus pada Februari, 10 kasus pada Maret, serta masing-masing 13 kasus pada April dan Mei 2026, sehingga hipertensi menjadi masalah kesehatan yang memerlukan perhatian bersama melalui edukasi dan pencegahan sejak dini.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa PBL FKM Universitas Sriwijaya Kelompok 16 merancang Program KENDALI sebagai bentuk intervensi kesehatan masyarakat yang terdiri atas Senam Anti Hipertensi, Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta pemasangan Plang Edukasi PATUH.
Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pelayanan kesehatan secara langsung, tetapi juga memiliki media edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan Program KENDALI diawali dengan Senam Anti Hipertensi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan pada 20 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas masyarakat, kader kesehatan, dan perangkat desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Kepala Desa Lalang Sembawa sekaligus Ketua TP PKK Desa Lalang Sembawa, Asmawati, S.Pd, yang memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat di desa.
Usai senam, mahasiswa bekerja sama dengan Puskesmas Sembawa menyelenggarakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang meliputi pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, dan gula darah.
Pemeriksaan ini bertujuan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga faktor risiko hipertensi dapat segera dikenali. Seluruh hasil pemeriksaan kemudian diinput oleh petugas Puskesmas Sembawa ke dalam aplikasi SEHATI sebagai bagian dari pencatatan dan pemantauan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Untuk menambah semangat dan partisipasi masyarakat, rangkaian Senam Anti Hipertensi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta. Doorprize diberikan melalui sesi pengundian sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme masyarakat yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Suasana penuh keakraban dan kegembiraan terlihat saat peserta menerima hadiah, sekaligus menjadi penutup yang semakin memotivasi masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatannya.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, pada 30 Juni 2026 mahasiswa PBL FKM Universitas Sriwijaya memasang Plang Edukasi PATUH di Kantor Desa Lalang Sembawa. Plang tersebut memuat pesan pengendalian hipertensi melalui prinsip PATUH, yaitu Periksa kesehatan secara rutin, Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, Tetap diet dengan gizi seimbang, Upayakan aktivitas fisik secara rutin, serta Hindari asap rokok dan alkohol. Keberadaan plang ini diharapkan menjadi media edukasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Asmawati, S.Pd, selaku Ibu Kepala Desa Lalang Sembawa sekaligus Ketua TP PKK Desa Lalang Sembawa, mengapresiasi Program KENDALI yang dilaksanakan oleh mahasiswa PBL FKM Universitas Sriwijaya Kelompok 16.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena menggabungkan edukasi, aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan, serta penyediaan media informasi kesehatan yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa PBL FKM Universitas Sriwijaya Kelompok 16 yang telah melaksanakan Program KENDALI di Desa Lalang Sembawa. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena masyarakat dapat mengikuti senam anti hipertensi, memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis, sekaligus mendapatkan media edukasi melalui Plang PATUH. Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatannya.”
Sementara itu, Wike Ratna Sari, Am.Keb selaku bidan desa juga menyampaikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan Puskesmas Sembawa mendukung upaya deteksi dini penyakit tidak menular di masyarakat. Selain memperoleh pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan rutin dan pengendalian hipertensi melalui penerapan prinsip PATUH.
“Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan bersama mahasiswa membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Hasil pemeriksaan juga kami input ke aplikasi SEHATI sehingga dapat menjadi bagian dari pemantauan kesehatan masyarakat.
Kami berharap masyarakat semakin rutin memeriksakan kesehatannya baik itu di puskesmas maupun posbindu dan posyandu lansia dengan menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah hipertensi.”
Salah seorang peserta kegiatan, Holida, mengaku senang mengikuti rangkaian Program KENDALI.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami bisa berolahraga bersama, memeriksa kesehatan secara gratis, dan sekarang ada Plang PATUH di Posyandu yang bisa kami baca setiap kali datang. Informasinya mudah dipahami sehingga menjadi pengingat bagi kami untuk menjaga kesehatan.”
Melalui Program KENDALI, mahasiswa PBL FKM Universitas Sriwijaya Kelompok 16 berharap masyarakat Desa Lalang Sembawa semakin sadar akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat, rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, serta mengendalikan faktor risiko hipertensi sejak dini.
Program ini juga merupakan kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3 (Good Health and Well-being/Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan upaya promotif, preventif, dan deteksi dini penyakit tidak menular di tingkat masyarakat. (Rel)
