Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

LENTERA

Krisis Doa dan Dzikir, Anak Muda Zaman Now, ini Solusinya Bergantung Orangtua 

 

AsSAJIDIN.COM — Dalam Islam, sangat penting pemahaman mengenai keutamaan zikir dan doa setelah usai melaksanakan sholat fardhu.

Sholat adalah ibadah yang paling utama di dalam Islam. Baik atau buruknya pribadi seseorang bisa dilihat dari kecakapannya dalam melaksanakan sholat. Maka, jelaslah bacaan hingga doa setelah sholat penting dipelajari.
Dalam Al Quran surat Hud ayat 114 tertera “Dan dirikanlah sholat dengan sebaik-baiknya didua ujung siang yaitu pagi dan petang dan saat-saat tertentu dari malam. Sesungguhnya kebaikan dapat menghapus dosa-dosa kecil. Yang demikian menjadi peringatan bagi yang mengingat.”

Begitupun Doa-doa dan zikir, seperti tertulis di Al-Qur’an surat Al Ghafir ayat 60 yang berbunyi:“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. al-Ghafir: 60).

Lihat Juga :  Dahsyatnya Doa Duduk di Antara Dua Sujud, Mari Kita Resapi Maknanya

Dalam surat An Nisa ayat 103 “Apabila kamu telah selesai sholat maka berdzikirlah.”

Dalam hadis riwayat Turmudzi:“Sahabat bertanya pada Rasulullah saw, “ya Rasulullah kapan doa kita didengar? Rasul menjawab, di ujung malam dan di akhir sholat.”

Pelajaran atau pendidikan agama sangatlah penting untuk anak-anak muda zaman sekarang yang sudah terpengaruh oleh kecanggihan teknologi. Peran orangtua serta guru agama dalam mengajarkan Aqidah islam kepada anak-anak sangat dibutuhkan.

Ustadzah Rofi Maryam mengatakan maka kurangnya pemahaman ini, harus segera diperbaiki. Memahami lagi bahwa kita sebagai seorang hamba tentu banyak sekali kekurangan, kelemahan dan dosa dosa sehingga kita akan terus mawas diri, dan memanfaatkan saat saat ibadah sholat menjadi ajang untuk menyampaikan segala keluh kesah kita kepada Allah subhanawata’allah.

Lihat Juga :  Baca Doa ini Saat Sujud Agar Terangkat Rasa Sedihmu

“Orang tua adalah penanggung jawab pertama dalam urusan pendidikan anak, bukan hanya dalam perkara doa ketika sholat. Namun dalam segala perkara, sehingga hal ini menuntut orangtua harus memahami agama lebih dulu sebelum mengajarkan kpd anaknya. Tidak akhirnya menyerahkannya kepada guru di sekolah,”katanya.

Guru sebagai bagian dari masyarakat adalah pihak kedua dalam mengawasi anak anak atau remaja ketika diluar rumah. serta harus ada peran negara untuk menfasilitasi kebutuhan pendidikan.

“Maka terbentuknya anak-anak yang sholeh membutuhkan ketiga pilar ini. orang tua, masyarakat dan Negara, sehingga pembetukan karakter yang mulia merupakan tanggung jawab bersama,”katanya. (*/tri jumartini)

Back to top button