Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

LENTERA

Mau Bahagia, Penuhi 4 Syarat Berikut Ini

AsSajidin.com — Semua kita tentu sangat menginginkan hidup bahagia.
Bahagia di dunia dan bahagia pula di akhirat.
Tapi untuk meraih bahagia kita harus berusaha.
Di antaranya mengetahui apa saja syarat-syarat yang harus kita penuhi.
Untuk lebih jelasnya, mari kita simak nasihat Rasulullah SAW kepada Abu Dzar Al-Ghifari berikut ini.
“Wahai Abu Dzar, perbaruilah kapalmu karena laut yang akan kau arungi itu sangatlah dalam; bawalah bekal yang cukup karena perjalanan yang akan kau tempuh sangatlah jauh; ringankanlah beban yang kau bawa karena jalan yang kau lalui sangatlah sulit;dan ikhlaskanlah setiap pekerjaanmu karena Allah maha melihat.”
Dalam hadist ini  ada empat pesan yang disampaikan oleh Rasulullah kepada Abu Dzar Al-Ghifary yang bisa kita ambil, ya itu tentang kunci kebebahagian baik di dunia maupun di akhirat.
– Kunci kebahagiaan pertama
Perbaruilah kapalmu karena laut yang akan kau arungi sangatlah dalam.
Yang dimaksud “perbaruilah kapalmu” di sini adalah kita harus selalu memperbarui niat kita karena kunci dari setiap perbuatan yang kita lakukan adalah niat.
Niat adalah pekerjaan hati yang artinya segala sesuatu yang kita lakukan cukup kita dan Allah saja yang mengetahuinya tanpa harus diumbarkan kepada orang lain.
–  Kunci kebahagiaan kedua
Bawalah bekal yang cukup karena perjalanan yang engkau tempuh sangatlah jauh.
Kita hidup di dunia hanyalah persinggahan sementara sebelum melanjutkan perjalanan menuju ke tempat tujuan yang sebenarnya yaitu akhirat.
Dan biasanya seseorang kalau mampir di suatu tempat dalam perjalanan ia tak akan lama dan pastinya mempersiapkan bekal melanjutkan perjalanan berikutnya.
Oleh karena itu, selama kita masih di beri kesempatan oleh Allah untuk menghirup udara segar di dunia ini, maka harus kita manfaatkan dengan semaksimal mungkin untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya.
Dan bekal yang paling baik adalah takwa sebagaimana dalam firman Allah: “ dan berbekallah dan sebaik-baik bekal adalah taqwa, dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal” (QS Al-Baqarah:197)
– Kunci kebahagiaan ketiga
Meringankan beban yang engkau bawa karena jalan yang engkau lalui sangatlah sulit.
Perjalanan yang panjang dengan tingkat kesulitan yang tinggi menuntut seseorang untuk meringankan barang bawaannya.
Ini merupakan kiasan untuk kita supaya harus meringankan beban yang bisa menghambat perjalanan kita di akhirat nanti.
“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sebelum ditanya empat perkara: tentang umurnya kemana ia habiskan, tentang ilmunya bagaimana ia mengamalkanya, tentang hartanya darimana ia proleh dan kemana ia belanjakan, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakanya.” (HR Tirmidzi)
–  Kunci kebahagiaan keempat
Setiap amal baik yang kita lakukan harus benar-benar hanya untuk mencari ridha Allah SWT.
Dalam ilmu fiqih, ikhlas memang tak menjadi salah satu rukun, akan tetapi itu mesti kita lakukan karena ia adalah kunci diterimanya setiap amalan kita.
Wallahua’lam. (*/M. Fibra Wijaya/https://www.islampos.com/kunci-kebahagiaan-2-246158/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button