Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

LENTERA

Tanaman Ekor Naga, Cantik, tak Terlalu Ribet Perawatan

AsSAJIDIN.COM — Sejak pandemi Covid-19, hampir semua orang mulai beralih hobby dengan mengoleksi tanaman hias mulai dari yang murah hingga mahal. Kebiasaan positif ini tentunya sampai sekarang tetap berlangsung.

Banyak tanaman hias yang menjadi primadona masyarakat. Para penggemar tanaman hias dipastikan mencari jenis yang tidak susah perawatannya. Tanaman hias yang sedang digemari saat ini yakni Ekor Naga juga Monstera.

Owner Hijaukan Teras, Rachman mulai mengoleksi tanaman hias sebelum adanya pandemi Covid-19. Kala itu bahkan penjual bunga secara online dan offline belum menjamur seperti saat ini. Sehingga ia paham betul mana tanaman yang mahal tetapi mudah perawatannya.

Salah satunya adalah tanaman hias Ekor Naga (Epipremnum Pinatum). Memiliki karakteristik bentuk daun seperti ekor naga dan merupakan jenis tanaman merambat.

Awalnya, tanaman ini tidak terlalu populer di kalangan masyarakat dan tidak terlalu dilirik oleh pecinta koleksi tanaman. Pasalnya, Ekor Naga tumbuh merambat seperti tanaman liar yang sering ditemukan di alam liar.

Lihat Juga :  Nasihat untuk Para Istri

Tanaman hias ekor naga memiliki beberapa jenis, Ekor Naga hijau dimana lembaran daunnya sepenuhnya berwarna hijau, Ekor Naga Varigata berwarna putih dan kuning, Ekor Naga Kuning Kujang yang bentuk daunnya persis seperti Ekor Naga. “Jenis Epipremnum Pinatum Kuning Kujang itu memang banyak sekali peminatnya,” katanya.

Secara kasat mata terutama ketika daun Ekor Naga belum membelah, memang terlihat sama seperti Monstera namun seiring waktu bentuk daunnya akan semakin besar makan akan sangat jelas terlihat.

“Saat diusia 3 bulan Monstera sudah sobek baru terlihat, tapi saat usia masih satu bulan sepintas sama. Nah, untuk Ekor Naga semakin mature usianya bentuk daunnya memanjang seperti Ekor Naga,” katanya

Baik Monstera dan Ekor Naga merupakan jenis tanaman hias yang cocok untuk mereka yang baru mulai untuk menjadi pengkoleksi tanaman hias, sebab dari sisi perawatannya pun tidak rewel atau terkesan lebih mudah.

Lihat Juga :  Mudik Dilarang, Bagaimana Supaya Bisa Tetap Silaturrahim?

Seperti, cukup melakukan penyiraman setiap tiga hari sekali kemudian diberikan pupuk, cukup ditempatkan di lokasi yang teduh tidak langsung terpapar sinar matahari. Media Tanam yang dapat digunakan tanah, sekam, andam, dicampur cocopeat.

Sebagai daya tarik utamanya, daun ekor Naga akan semakin banyak, cantik dan terawat sampai membuat harganya melonjak harus dengan ketelatenan perawatan.

“Jangan biarkan daunnya rusak dan kusam karena debu. Bisa membersihkan daunnya dengan cara mengelap dengan menyemprotkan air ke lembaran daun,” katanya.

Semakin cantik dan langka jenisnya maka harganya pun semakin mahal. Rachman mengatakan, untuk jenis ekor Naga berwarna hijau dibanderol Rp 50 ribu, kemudian Ekor Naga jenis Varigata per helai daunnya dihargai Rp 135 ribu. (pitria)

Back to top button