Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIHAT

Hikmah Di balik Berqurban

Oleh : Albar Sentosa Subari ( Pegiat Literasi Islam di Sumsel )

AsSajidin.com Palembang,  —- Hikmah arti atau makna yang terkandung di balik suatu peristiwa.
Menurut ahli tafsir, hikmah berasal dari kata ” hakama’, yang pada mulanya berarti menghalangi- kendali yakni sesuatu yang fungsinya mengantar kepada yang baik dan menghindari hal yang buruk.( Quraish Shihab).
Hikmah kemudian dipahami dalam arti pengetahuan tentang baik dan buruk, serta kemampuan menerapkan yang baik dan menghindar dari yang buruk.

Di dalam anjuran ber qurban pada hari Idhul Adha, antara lain sebagainya mana dalam Darul Ifta’ al- Mishriyah adalah yaitu sebagai berikut;

Pertama, untuk bersyukur kepada Allah atas berbagai nikmat yang telah Dia berikan kepada kita. Bentuk bersyukur kepada Nya adalah mengikuti perintah Nya dengan cara berqurban di hari raya idul Adha.
Perintah untuk berqurban ini sebagai mana difirmankan oleh Allah dalam surat Al Kautsar yg artinya
Sungguh, Kami telah memberi mu ( Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakan lah sholat karena Tuhanmu dan berqurban lah ( sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). Sungguh, orang orang yang membencimu dialah yang terputus ( dari Rahmat Allah).;

Lihat Juga :  Islam Agama Yang Mudah

Kedua, untuk menghidupkan ajaran atau Sunnah Nabi Ibrahim. Sebagaimana kita ketahui bahwa Nabi Ibrahim pernah diperintahkan untuk menyembelih putranya Nabi Ismail.
Menerima perintah tersebut. Nabi Ibrahim dengan sabar hendak melaksanakan perintah tersebut. Namun perintah tersebut akhirnya dibatalkan oleh Allah dan sebagai gantinya nabi Ibrahim diperintahkan untuk menyembelih kambing.

Ketiga, menyembelih hewan qurban termasuk bagian dari perantara untuk melapangkan rezeki kepada diri sendiri, keluarga, tetangga, teman dan orang fakir miskin di hari idul adha merupakan ajaran dan Sunnah yang telah dilakukan oleh nabi Muhammad Saw.

Berqurban adalah ibadah yang berupa perintah Allah kepada umatnya yang di dalamnya terhimpun sekaligus bermakna ibadah ” vertikal” dan juga sebagai ibadah yang bersifat ” horizontal”
Secara vertikal kita maknai sebagai bukti ketaqwaan kita kepada sang Pencipta Allah SWT ( ketaqwaan melaksanakan perintah Nya dan menjauhi larangan Allah).

Di balik itu juga kita sebagai Khalifah di bumi, hidup sesama mahluk lain ( manusia), maka diperintahkan untuk saling berinteraksi sesama manusia wujud hubungan hablummi nan nas. Di samping Hablum Minallah

Lihat Juga :  8 Nasihat Imam Hatim Al-Asham Untuk Kita Renungkan Bersama  

Qurban…. memang wajib bagi setiap keluarga muslim yang sudah mampu, yang bisa menyisihkan sebagian rezekinya untuk keluarga nya. Setiap satu KELUARGA ( huruf kapital oleh penulis) wajib berqurban 1 ekor kambing, atau 1 ekor sapi untuk 7 KELUARGA ( huruf kapital oleh penulis).
Rasulullah Saw setiap tahun selalu berqurban 1 kambing untuk keluarga Rasul. Pernah sekali rasul berqurban 2 ekor kambing ( satu ekor untuk keluarga Rasul dan satunya untuk umat rasul yang tidak bisa berqurban. Jadi qurban kambing di sini BUKAN ( huruf kapital oleh penulis) atas nama individu individu.

Masih banyak saudara saudara kita yang belum paham tentang qurban ini, sehingga ada dalam satu keluarga yang berqurban 5 kambing ( untuk ayah, ibu, dan ketiga anaknya). Semoga kita sebagai mukmin yang bertaqwa dalam berqurban ini bisa mempersembahkan hewan qurban yang terbaik. Kendaraan dunia saja kita bisa mendapatkan yang terbaik, apalagi yang harus kita siapkan untuk akhirat kita, selain amal ibadah yang ikhlas karena Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button