Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Mampir di Desa Unik di Ogan Ilir, Suka Pindah Namanya

ASSAJIDIN.COM — Ternyata ada desa unik di Kabupaten Ogan Ilir (0I) Provinsi Sumatera Selatan.

Nama desa itu adalah Desa Suka Pindah. Berada di Kecamatan Tanjung Raja.

Kenapa unik?

Mari kita simak penjelasannya ..

Desa Suka Pindah berada di Jalan Lintas Palembang-Kayuagung.

Yang menjadi keunikan dari Desa Suka Pindah tak cuma namanya.

Sejarah di balik Desa Suka Pindah juga unik.

Nama Desa Suka Pindah ternyata telah ada sejak zaman penjajahan Belanda tepatnya di tahun 1912.

Warga Melintas di Jalan Desa Suka Pindah Kecamatan Tanjung Raja Ogan Ilir Sumatera Selatan (TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG)

Kala itu, desa yang awalnya bernama Kampung Anyar itu menjadi tempat pelarian warga yang menghindari pengaruh buruk penjajah.

“Dulu orang kita itu diadu domba oleh Belanda dan terpecah-belah. Sehingga berkonflik, bermusuhan, kemudian banyak yang pindah tempat tinggal,” kata pemangku adat di Desa Suka Pindah, Islamudin, belum lama ini.

Lihat Juga :  Blacklist Warga Nakal Antre Minyak Goreng Dua Kali, tak Memikirkan Orang Lain

Warga Kampung Anyar ketika itu merupakan penduduk yang berasal desa-desa lain di Tanjung Raja, seperti Talang Balai, Tanjung Agas, Ulak Kerbau.

Mereka berkumpul di Kampung Anyar dan membangun komunitas baru, namun seiring dengan terjadi keluar-masuk penduduk di kampung tersebut.

“Jadi, orang lama dan orang baru di Kampung Anyar itu sudah jauh jaraknya (tak berkumpul di waktu yang sama).

Karena banyak yang pindah, keluar-masuk kampung, sehingga akhirnya masyarakat ketika itu menamai tempat mereka yaitu ‘Suka Pindah’,” terang Islamudin.

“Memang nama ‘Suka Pindah’ murni diambil dari bahasa Indonesia,” imbuhnya.

Warga Suka Pindah ketika itu terpecah menjadi tiga kelompok.

“Dan hingga saat ini, entah kebetulan atau tidak, Desa Suka Pindah terbagi menjadi tiga dusun,” ujar Islamudin.

Lihat Juga :  Sumsel Bakal Gebrak Pasar Ekspor Beras

Mengutip Travel.tribunnews.com, di awal pembentukannya, Desa Suka Pindah ketika itu dipimpin seorang ahli agama dari Palembang bernama KH. Agus Salim yang berdakwah ke penjuru Sumatera Selatan.

Desa Suka Pindah berbatasan dengan Desa Tanjung Agas di sebelah timur, Ulak Kerbau Lama dan Ulak Kerbau Baru di sebelah barat, Siring Alam di sebelah utara dan Jagalano (Kecamatan Rantau Panjang) di sisi selatan.

Penduduk Desa Suka Pindah pada tahun 2024 berjumlah 1.380 orang, merupakan suku Pegagan yang mayoritas bekerja sebagai petani.

“Orang-orang Suka Pindah itu homogen. Hampir seluruhnya menikah dengan sesama suku Pegagan, tidak ada suku lain yang tinggal di desa ini,” ungkap Islamudin.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button