KALAM

Mereka yang Dimuliakan Allah, Sabar dan Ikhlas dalam Beramal Ibadah

Assajidin.com – Bila Saja seorang Islam bersedia mengamalkan apa yang diterangkan Allah dalam Al Quran dan dalam Hadist yang disabdakan Rasulullah SAW, maka kemuliaanlah yang akan diberikan Allah padanya.

Kita semua sudah faham bahwa AlQuran sebagai kitab suci yang diturunkan Allah SWT kepada manusia sebagai petunjuk jalan menuju kebenaran. Tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya, begitu pula tidak ada pertentangan sedikit pun di sana.

Barang siapa yang mendalaminya dan mengamalkannya akan beruntung dan barang siapa yang menjauhinya akan celakalah ia.
Keberuntungan itu diperoleh karena terdapat penjelasan yang gamblang tentang golongan mana saja yang akan dirahmati dan golongan yang dilaknati. Terlebih, saat ini adalah bulan Ramadan, bulan diturunkannya Alquran.

Peroleh Kebahagiaan

Salah satu penjelasan Alquran yang terpenting adalah mengenai golongan yang dicintai Allah. Golongan yang dicintai Allah ini adalah golongan yang beruntung di dunia dan akhirat. Merekalah yang akan mendapatkan pertolongan dari segala kesulitan, kabar gembira dari segala kesedihan, keamanan dari segala ketakutan dan kepastian dari setiap keraguan.

Mereka itulah sebenarnya orang-orang yang bersabar. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 153 yang artinya,”Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) salat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Lihat Juga :  Lihatlah Betapa Besarnya Ganjaran Bila Mendo'akan Orang Lain

Allah mencintai orang yang bersabar, karena merekalah yang membuktikan cinta dan pengorbanan yang tulus untuk Allah ta’ala. Mereka pulalah orang yang lulus dari segala ujian yang mengadang.

Allah berfirman,“Allah mencintai orang yang bersabar, karena merekalah yang membuktikan cinta dan pengorbanan yang tulus untuk Allah ta’ala, mereka pulalah orang yang lulus dari segala ujian yang mengadang.”

Tidak mudah untuk lulus dari segala cobaan dan ujian keimanan yang Allah syaratkan. Tak heran jika mereka yang lulus adalah mereka yang dicintai oleh Allah SWT. Ketahuilah bahwa kesabaran adalah bagaikan lautan tak bertepi, sungai tak berujung. Sabar itu harus menjadi milik kita hingga kaki menginjak Surga.

Perbuatan Baik

Adalah orang-orang yang bertakwa, yang memperoleh kemuliaan disisi Allah. Dalam firmannya Allah mengemukakan,“…Sesungguhnya Allah mencintai orang yang bertakwa.” (QS Attaubah : 07)

Al Quran memberikan definisi yang jelas tentang ciri mereka, yaitu mereka yang beriman dengan yang gaib, mendirikan salat, beriman terhadap agama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW dan kitab-kitab sebelumnya, menginfakkan sebagian harta mereka serta meyakini akan adanya hari kiamat, seperti yang didefinisikan di QS Al-Baqarah ayat 3 dan 4. Itulah ciri-ciri orang yang bertakwa yang dicintai oleh Allah SWT.

Lihat Juga :  Pasukan Libya Rebut Tiga Kota dari Pasukan Haftar

Selain itu adalah mereka orang yang gemar berbuat kebaikan. Sesuai firman Allah dalam surat Al-Maidah ayat 13 yang artinya,“…Maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”

Orang yang berbuat baik adalah golongan yang dicintai oleh Allah. Dalam ayat itu disebutkan bahwa memaafkan, termasuk perbuatan baik yang dicintai Allah SWT. At-Tabari di dalam kitabnya menjelaskan perbuatan baik adalah mereka yang menjaga diri dari terjerumus ke dalam larangan-larangan Allah dan berupaya sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik dalam menjalankan perintah-perintahNya, menegakkan kewajiban terhadapNya.

Contoh kecil saja, menyingkirkan paku di jalan, perbuatan ini sangat mulia karena menyelamatkan orang dari kemungkinan tertusuk atau terluka dan masih banyak lagi kebaikan-kebaikan yang lainnya. Bukankah diperintahkahkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan?

Seiring sejalan dengan amal kebaikan kita yang kita persembahkan, hiasilah hidup kita dengan ketakwaan paripurna dalam menjalankan syariatNya dengan dibingkai unsur-unsur kesabaran dalam menjalani segala ujian yang diberikan. Semoga Allah menganugerahi kita sifat-sifat orang yang bertakwa, sesuai tujuan dalam berpuasa yang sebenarnya, yaitu meraih predikat takwa.

Penulis: Bangun Lubis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button