Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

MOZAIK ISLAM

Sholat Sunnat Tasbih Salah Satu Ibadah di Malam Nisfu Sya’ban

AsSAJIDIN.COM —Sholat tasbih adalah merupakan sholat sunnah yang dikerjakan dengan membaca kalimat tasbih sebanyak 300 kali dalam empat rakaat (apabila dikerjakan pada pagi atau siang hari) atau dua rakaat (apabila dikerjakan pada malam hari).

Shalat ini juga dipandang oleh para ulama memiliki keutamaan yang sangat besar bagi siapa saja yang mengamalkannya.

Di bulan Syaban seperti ini, dinilai salah satu waktu yang tepat melaksanakan sholat tasbih, terutama saat di malam nisfu Sya’ban.

Begitu besarnya keutamaan shalat sunnah tasbih ini, sehingga dalam kitab-kitab ulama terdahulu disebutkan ada beberapa fadhillah yang akan diraih oleh pengamalnya, antara lain : diibaratkan seperti membuat kebun di dalam surga, dapat menjadi tebusan bagi orangtua di hari kiamat nanti, serta dipermudah akan dipermudah Allah dalam urusannya baik di dunia maupun akhirat.

Lihat Juga :  Awali Doa dengan Alhamdulillah, ini Maknanya

Demikian dijelaskan oleh Ustadz H. Ahmad Fadli, Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam sesaat sebelum pelaksanaan sholat sunnah tasbih berjemaah di aula Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang pada Jum’at, 31 Mei 2019.

“Sholat tasbih ini dianjurkan untuk dikerjakan secara sendiri-sendiri (munfarid) bagi yang telah mengerti. Namun di dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin, sholat tasbih boleh dikerjakan secara berjamaah bagi yang belum mengerti, akan tetapi derajatnya tetap dihitung satu bukan dua puluh tujuh,” jelas Ustadz Ahmad.

Dilanjutkannya, kaifiat sholat tasbih apabila malam hari, dikerjakan sebanyak dua rakaat dengan dua kali salam, sedangkan apabila pagi atau siang hari dikerjakan sebanyak empat rakaat dengan satu kali salam dengan tidak memakai tahiyat awal.

Lihat Juga :  Soal Tanah Pulau Kemaro, Sejarawan Sebut Pemkot Jangan Langgar Putusan Pengadilan

“Tata caranya jika dilakukan secara berjemaah, diawali dengan niat, takbiratul ihram, doa iftitah, Al Fatihah, lalu dilanjutkan dengan membaca tasbih sebanyak 15 kali ketika berdiri, 10 kali ketika ruku’, ketika I’tidal 10 kali, ketika sujud pertama 10 kali, duduk diantara dua sujud 10 kali, sujud kedua 10 kali dan bangun dari sujud kedua sebanyak 10 kali, hingga berjumlah sebanyak 75 kali dalam setiap rakaat dan jika dikalikan empat rakaat maka jumlah tasbih yang dibaca totalnya ada sebanyak 300 kali,” pungkasnya. (*/kumparan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button