MOZAIK ISLAM

Tahlilan atau Takziah, Dua Istilah ini, Apa Bedanya?

ASSAJIDIN.COM — Istilah tahlilan dan takziah cukup akrab  di masyarakat Indonesia. Apa beda tahlilan dan takziah?

Dari sisi etimologi, kata tahlil memiliki arti mengucapkan laailaahaillallah. Dalam hadits dijelaskan, bahwa Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam bersabda, “Perbaharuilah imanmu! Seorang sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana cara memperbaharui iman? Beliau menjawab, “Perbanyaklah tahlil!”

Merujuk pada hadits ini, maka tahlil mengandung pengertian; mengucapkan kalimat laailahaillallah(tiada Ilah selain Allah).

Demikian disebutkan dalam kamus kontemporer. Kata tahlil termasuk dalam beberapa kata yang telah dibakukan untuk satu ucapan tertentu. Kata tahlil serumpun dengan kataTahmid; mengucapkan alhamdulillah, tasbih; subhanallah, hamdalah; alhamdulillahi rabbil ‘alamin,dan sebagainya.

Dalam perkembangan selanjutnya, istilah tahlilan kemudian lebih dipahami di lingkungan masyarakat Indonesia disamping juga istilah takziah.

TAkziah artinya ucapan duka cita agar bersabar.

Maksud keduanya sebenarnya sama, yakni untuk menghibur dan memanjatkan doa bagi keluarga yang sedang terkena musibah. Tak perlu dipermasalahkan.

Lihat Juga :  Jumadil Akhir, Peristiwa Penting dan Amalan yang Baik Dilakukan di Bulan ini

 

“Sesungguhnya Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam bersabda, “Barang siapa menghibur saudaranya yang seiman kala ditimpa musibah, maka Allah akan mengenakan ia sebuah pakaian berhias dengan warna hijau menyenangkan di hari kiamat kelak. Sahabat bertanya, ya Rasulullah, apakah yang menyenangkan itu? Dijawab oleh Rasulullah, yaitu sesuatu yang membuat orang iri padanya.” [HR Anas r.a]

“Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam bersabda: “Barang siapa menghibur saudaranya yang ditimpa musibah, maka ia akan memperoleh pahala seperti pahala orang yang ditimpa musibah tersebut.”[HR Abdullah bin Mas’ud r.a]

“Sesungguhnya Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam bersabda: “barang siapa menghibur wanita yang kehilangan anaknya (wafat), maka Allah akan memakaikannya pakaian kebesaran di dalam surga.” [HR Abu Bazrah r.a]

HIKMAH TA’ZIAH
Tentu saja ta’ziyah memiliki hikmah yang dalam sebagaimana ibadah-ibadah lainnya. Bahkan hikmah yang terkandung di dalamnya amat banyak, baik yang tampak maupun yang tersirat. Karena itu, sebagian ulama menjabarkan hikmah yang dikandung dalam ta’ziyah. Di antaranya adalah penjelasan Al-Shawi Al-Maliki yang dinukil dari Ibnu Qasim bahwa sesungguhnya ta’ziyah memiliki tiga hikmah besar.

Lihat Juga :  6 Doa untuk Orang Tua dan Artinya dalam Islam

Pertama: memberikan kemudahan dan jalan keluar kepada keluarga mayit. Menghibur mereka agar tetap tabah dan teguh hati dalam bersabar. Mengingatkan pahala sabar. Dan ridha atas ketentuan Allah dengan menyerahkan segala urusan kepada-Nya semata.

Kedua: berdoa agar Allah Subhanahu Wata’ala mengganti musibah tersebut dengan ganjaran pahala yang (sangat) besar.

Ketiga: mendoakan dan memohonkan ampun bagi si mayit agar Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa mengasihinya.

 

 

sebagai bagian dari ritual dzikir, khususnya ketika ada seorang muslim yang meninggal dunia. Persoalan selanjutnya adalah munculnya perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang apakah Islam memperbolehkan tahlilan atau tidak? (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button