Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Berjualan Lebih dari 20 Tahun, Kios Milik Laswi Dibongkar Pemerintah

AsSAJIDIN.COM — Bertahun-tahun berjualan di pinggir kawasan Jalan Balqi Banten, Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, sebanyak 58 kios dibongkar pemerintah kota Palembang. Diduga di kawasan ini menjadi penyebab banjir, karena kios berdiri di atas drainase yang sulit untuk dibersihkan.

Proses pembongkaran telah dilakukan sejak akhir Februari lalu. Para pemilik kios telah diberikan surat peringatan untuk meninggalkan kawasan tersebut. Jalan umum yang bagian kiri dan kanannya dipenuhi kios-kios liar, kini sebalah kanan jalan sudah dibongkar dengan alat berat.

Salah satunya Malwi. Ia hanya termangu saat melihat tiga kios konter handphone miliknya dirobohkan oleh petugas menggunakan eksavator. Ia mengaku sudah berjualan di kawasan Banten itu lebih dari 20 tahun.

Lihat Juga :  Drainase Tersumbat Sebabkan Banjir dan Berujung Jalan Rusak

“Ada yang sudah 10 tahun, kalau saya sekutar 23 tahun berdagang disini. Bukan hanya saya tapi yang lain juga harus pindah, lebih dari 50 orang,” katanya saat ditemui di lokasi pembongkaran, Senin (1/3/2021).

Ia mengakui jika sudah ada peringatan dari pemerintah kota untuk tidak berjualan lagi karena kios tersebut dibangun di atas lahan milik pemerintah. Ia meyakinkan jika para pedagang lain pun merelakan.

“Penolakan dari kami pasti ada, yang namanya lagi berdagang terus disuruh pindah, tapi kami tidak bisa mengelak karena ini milik pemerintah,” katanya.

Lantaran tidak ada solusi untuk tempat relokasinya, pihaknya sudah meminta kepada pihak Muhammadiyah untuk memberikan space baru. “Ya kemungkinan di sekitar sini juga. Kami sudah bawa barang-barang, silakan bongkar, kami memang pedagang kaki lima tapi akhlak kami bintang lima,” ujarnya.

Lihat Juga :  Sembilan Wilayah di Palembang Terendam Banjir

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, banjir di kawasan tersebut disebabkan drainase (saluran air) tidak berfungsi. Hal ini akibat kios berdiri di atas saluran dan menutupinya. Sehingga pada saat hujan membuat drainase tidak berfungsi hingga menggenangi ruas jalan dan pemukiman penduduk di kawasan tersebut.

“Ya akibatnya jalan rusak. Ruas jalan akan diperbaiki dan saluran airnya akan dinormalisasi. Maka 58 kios liar yang berdiri di atas saluran ini dilakukan pembongkaran,” katanya. (*/sumber: assajidingroup/pitria).

Back to top button