Ini 3 Amalan yang Dapat Dilakukan di Malam Isra Miraj

AsSAJIDIN.COM — Sebagai Umat islam yang beriman, Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan agung Nabi Muhammad saw menuju langit ketujuh untuk menerima perintah sholat dari Allah Subhana wa Ta’alla. Dalam perjalanan tersebut juga Nabi Muhammad juga bertemu dengan Nabi-Nabi lainnya.
Ada banyak hikmah yang dimaknai didalam peringatan isra’ mi’raj ini. Ustadz Maulana dalam Tausiyah Online yang diselenggarakan oleh IKAFE Universitas Sriwijaya bekerjasama dengan BO. Ukhuwah FE Unsri memperingati Isra’ Mi’raj, Senin (28/02/22). Adapun beberapa amalan-amalan yang harus kita laksanakan pada malam 27 Rajab ini.
1. Kerjakan Shalat Fardhu dan Sunnah
laksanakan shalat merupakan hal wajib bagi unat muslim dan salah satu bentuk memaknai peringatan Isra’ mi’raj.
Pada malam 27 Rajab yang jatuh pada Senin, (28/2/22) laksanakan shalat malam untuk bermunajah diatas sajadah dipukul 02:00 hingga 04:00 dini hari.
Pergunakanlah waktu itu untuk duduk diatas sajadah melakukan shalat malam.
“Bila perlu lakukan 9 tahiyat atau 9 kali shalat yaitu shalat sunnah wudhu, sunnah hajat, sunnah istikharah, sunnah tahajjud, sunnah taubat, dan wittir,”kata ustadz Maulana.
Ketika selesai melewati langit ketujuh pada perjalanan Isra Mi’raj, Rasulullah lanjut diajak ke Baitul Makmur tempat para malaikat melaksanakan thawaf.
Kemudian Rasulullah Saw naik menuju sidratil munthaha dan dalam perjalanan ini malaikat Jibril tidak ikut serta. Kemudian Nabi Muhammad SAW berjumpa dengan Allah Swt, dalam pertemuan tersebut Allha Swt memerintahkan kepada Nabi Muhammad Saw untuk melaksanakan shalat sebanyak lima puluh waktu.
“Lima puluh waktu terdiri dari sholat fardhu ada 17 rakaat ditambah shalat rawatib 12 rakaat ditambah shalat malam 11 rakaat (shalat sunnah wudhu, sunnah taubat, sunnah hajjat, sunanh tahajjud, sunnah wittir 3 rakat) kemudian shalat awwamin di awal malam di magrib dan isya 6 rakaat ditambah lagi 4 rakaat dhuhah,”Ujar Lulusan Pesantren An Nahdia 1994.
2. Perbanyak Bacaan Tasbih
Pada langit ketujuh, Rasulullah menerima tasbih lengkap yaitu Subhanallah Wal Hamdulillah wa Laillaha Ilallah Hu Allahhu Akbar.
3. Membaca Al Quran
Membaca Al-Quran dapat dilakukan setiap hari, termasuk saat Isra Miraj. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Isra ayat 82:
Artinya: Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.
Al-Qur’an diturunkan sebagai obat segala macam penyakit kejiwaan. Sehingga membaca Al-Qur’an setiap hari dapat mendatangkan ketenangan jiwa. Apalagi membaca Al-Quran saat memperingati Isra Miraj dapat mendapatkan pahala.
Sangat disayangkan sebagai umat islam yang taat jika tidak dilakukan amalan amalan tersebut. Maknai perjalanan isra’ mi’raj dengan bentuk usaha dengan tawakkal.
Orang yang sukses itu harus menempuh perjuangan dengan bekali diri seperti yang dicontohkan Rasulullah dalam perjalanan ke langit ketujuh.
“Terdapat 7 ilmu dalam setiap lapisan langit yang perlu dibekali umat muslim yaitu lapisan pertama bertemu Nabi Adam yang mengajarkan ilmu orang tua, bertemu Nabi Nuh (ilmu keterampilan), Langit ketiga, Rasulullah Saw. bertemu dengan Nabi Yusuf (Ilmu perekonomian), Langit keempat, Rasulullah Saw. bertemu dengan Nabi Isa (Ilmu Kesehatan), Langit kelima, Rasulullah Saw. bertemu dengan Nabi Sulaiman (Ilmu Bahasa), Langit keenam, Rasulullah Saw. bertemu dengan Nabi Musa (Ilmu Politik) dan Langit ketujuh, Rasulullah Saw. bertemu dengan Nabi Ibrahim (Ilmu Agama),”katanya.(*/tri jumartini)
