Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

DUNIA ISLAM

Dua Hal yang Dibangun Rasulullah SAW ketika Berusia Muda, Begini Sejarahnya

AsSAJIDIN.COM — Masa muda Rasulullah sangat optimal dan dimanfaatkan untuk jalan kebaikan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang kemudian terdapat dalam kitab Bukhari dan Mulism, Nabi menegaskan bahwa satu dari tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan dari Allah adalah pemuda yang menyibukkan diri di jalan Allah.

Mengenai batasan usia muda, sementara kalangan dan pakar belum satu kata. Dalam konteks ini, penulis menggunakan para meter Ats-Tsalibi dalam Fiqh al-Lughah. Beliau menyebutkan bahwa pemuda yaitu dari usia balligh hingga umur empat puluh tahun.

Setidaknya ada beberapa hal yang dilakukan Nabi Muhammad ketika muda.

Pertama, membangun kemandirian ekonomi.
Banyak pemuda yang suka senda-gurai, menyombongkan harta orang tua. Bahkan, sebagian besar pemuda beranggapan bahwa sukses atau kerja keras—membangun kemandirian ekonomi—itu nanti setelah menjelang tua. Sehingga, sekali lagi, usia muda dimanfaatkan untuk bersenang-senang.

Ada baiknya kita telisik kehidupan masa muda Rasulullah. Ini bisa menjadi inspirasi dan tolok ukur bagaimana kaum muda menjalani masanya dengan optimal. Nabi Muhammad adalah ketika muda sudah menjadi sosok yang rajin, ulet, memiliki etos kerja tinggi dan sudah mampu mendapatkan kepercayaan.

Lihat Juga :  Sambut Ramadhan, Mukena untuk Shalat Tarawih yang Nyaman Dipakai dan "Ramah Kantong" Jadi Incaran

Sebelum beliau menikah dengan Siti Khadijah, Nabi Muhammad adalah seorang penggembala dan pedagang. Dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda, ” Tidaklah Allah mengurus seorang nabi, melainkan (sebelumnya berprofesi) sebagai penggembala kambing.” Mendengar jawaban Nabi, sahabat bertanya, ” Apa engkau juga?” ” Ya. Dulu aku menggembala kambing pendududk Mekah dengan upah sejumlah uang.”

Menggembala kambing bukan semata-mata sekedar menggemukkan dan mengembangbiakkannya, namun Rasulullah juga belajar tentang kepemimpinan dan terbukti bahwa Rasul adalah sosok pemimpin atau penggembala umat. Shafiyyur-Rahman al-Mubarakfurry dalam Sirah Nabawiyyah menyebutkan, saat usia Nabi SAW baru bekisar 12 tahun, Nabi juga pernah diajak pamannya (Abu Thalib) berdagang ke negeri Syam. Perjalanan Nabi menjadi pedagang tidak berhenti sampai di situ saja. Nabi juga sering melakukan perdagangan ke luar negeri. Hal ini terjadi ketika beliau mendapatkan kepercayaan dari Khadijah.

Dalam buku Bisnis Rasulullah, Malahayati menegaskan bahwa sebagai seorang pebisnis, Nabi Muhammad sudah mencapai puncak kesuksesan di usia muda, yakni 25 tahun. Semua ini dilakukan semata-mata untuk membangun kemandirian ekonomi supaya Nabi tidak silau dengan harta dan tidak pula tergoda oleh pemberian harta dari orang lain.

Lihat Juga :  Tak Terima Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual, Pemuda di Palembang Nekat Sumpah Mubahalah (Sumpah Pocong)

Kedua, melakukan perubahan sosial.
Alih-alih Nabi Muhammad hanyut dalam tradisi pemuda saat itu, di mana pemuda banyak menghabiskan waktu untuk hiburan, minum-minuman (mabuk) dan main perempuan. Namun Nabi Muhammad justru berhasil merubah tatanan yang jahiliyyah itu menuju tatanan yang lebih berperadaban, damai dan rukun.

Satu realita yang menggejala di masyarakat jahiliyyah pada saat Nabi Muhammad masih di usia muda adalah, orang yang berkuasa bebas melakukan apa saja yang ia mau, sekalipun harus meregam nyawa orang.

Selain mengembala kambing dan berniaga, Rasulullah juga berhasil mendirikan Hilful Fudhul saat beliau masih muda (sebagian meriwayatkan usia Nabi kala itu 15 tahun, sementara yang lainnya mengatakan 20 tahun). Hilful Fudhul adalah sebuah lembaga yang bertujuan untuk orang-orang miskin dan mereka yang teraniaya serta menegakkan keadilan.

Sesungguhnya banyak hal dan prestasi yang ditorehkan oleh Rasulullah di masa mudanya. Namun, dua hal di atas sesungguhnya sudah lebih dari cukup untuk menjadi teladan bagi pemuda saat ini. (*/sumber: nu.or.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button