KOLOMPENDIDIKAN

Betapa Besarnya Keutamaan Salat Sunnah

ASSAJIDIN.COM – Sebenarnya sudah sering kita dengan betapa utamanya salat sunnah yang mendampingi salat-salat wajib. Kalau bahasa orang tua-tua dulu, adalah menambal kekurangan. Lebih tinggi lagi, memang sesuatu yang sunnah, merupakan nilai yang tiada tara, karena semua itu dilakukan oleh Rasulullah.

Setiap kita wajiblah kiranya mengikuti sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW. Karena ajaran yang kita lakukan dalam beribadah kecuali perintah Allah dalam AlQuran adalah Sunnah Rasulullah sebagai banyak tertera dalam hadis-hadis Nabi SAW.

Beberapa pendapat yang diambil dari sumber, seperti para ustad yang memberikan kajian di Masjid Al Furqon Palembang, menyimpulkan bahwa salat-salat sunnah merupakan suatu ibadah yang penting dan haruslah dilakukan untuk mencapai keutamaan ibadah yang dikerjakan sehari-hari. Bukan saja salat, termasuk juga puasa dan berbagai macam yang sunnah Rasulullah.

Ustad Mugiono M.Pdi, misalnya yang setiap kajian membeberkan hadis arbain, banyak mengemukakan bagaimana keutamaan salat-salat sunnah tersebut. Begitu juga Ustad Reza Esfan, mengatakan dirinya berusaha keras untuk melakukan salat-salat sunnah tersebut, karena jika tidak tidak sempurna rasanya ibadah-ibadah yang dilakukan setiap waktu tersebut.

Diungkapkan oleh Ustad Mugiono dari berbagai sumber hadis, menyempurnakan salat wajib bertujuan melengkapi kekurangannya. Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda;“Amalan yang pertama kali akan diperhitungkan dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya sempurna, maka akan dicatat baginya pahala yang sempurna.

Namun, jika shalatnya tidak sempurna Allah Ta’ala berkata pada malaikat-Nya, “Lihatlah kalian apakah hamba-Ku memiliki amalan salat sunnah, maka sempurnakanlah salat wajibnya? Kemudian zakat pun demikian. Kemudian amalan-amalan lainnya hampir sama seperti itu.” (HR. Abu Daud – Ibnu Majah – Ahmad)

Shalat Sunnah mengangkat derajat dan menghapus dosa, Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda,;“Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat). Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu.”  (HR. Muslim, no. 488)

Lihat Juga :  Fakultas Hukum dan Kedokteran Favorit, 7.026 Peserta Berebut Masuk Unsri

Bahkan dari hadis lainnya disebutkan bahwa banyak salat sunnah merupakan sebab terbesar masuk Surga dan menjadi pendamping Nabi di Surga. Dari Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami radhiyallahu’anhu, beliau berkata;  ‘Aku pernah bermalam bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu aku menyiapkan air wudhu` dan keperluan beliau. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadaku, ‘Mintalah sesuatu!’ Maka sayapun menjawab, ‘Aku meminta kepadamu agar memberi petunjuk kepadaku tentang sebab-sebab agar aku bisa menemanimu di Surga’. Beliau menjawab, ‘Ada lagi selain itu?’. ‘Itu saja cukup ya Rasulullah’, jawabku. Maka Rasulullah bersabda, ‘Jika demikian, bantulah aku atas dirimu (untuk mewujudkan permintaanmu) dengan memperbanyak sujud (dalam shalat)‘” (HR. Muslim).

Diungkapkan oleh Ustad Lutfi Izuddin, pada satu kajian di Mesjid Al Furqon waktu lalu, salat sunnah adalah amalan badan yang paling utama setelah jihad. Dalam hadits Tsauban Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan,;“Istiqomahlah dan kalian tidaklah akan mampu (untuk istiqomah dalam semua ketaatan dengan sebenar-benar istiqomah), dan ketahuilah bahwa sebaik-baik amal kalian adalah shalat dan tidak menjaga wudhu kecuali seorang mukmin.” (HR. Ibnu Majah)

Dikemukakan lagi oleh Ustad Lutfi, salat Sunnah di rumah akan menghasilkan keberkahan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Jika salah seorang di antara kalian telah menunaikan salat di masjidnya, maka hendaklah ia memberi jatah salat bagi rumahnya. Karena sesungguhnya Allah menjadikan kebaikan dalam rumahnya melalui salatnya.” (HR. Muslim)

Lihat Juga :  Bakal Digelar Wisuda Akbar Rumah Tahfidz, 519 Peserta Sudah Mendaftar

Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu dan beliau memarfu’kannya, “Hendaklah kalian manusia melaksanakan salat (sunnah) di rumah kalian karena sebaik-baik salat adalah shalat seseorang di rumahnya kecuali salat wajib.” (Muttafaq Alaihi). Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda;’ “Jadikanlah rumah kalian sebagai tempat shalat kalian, jangan jadikan ia sebagai kuburan” (Muttafaq Alaihi).

Salat Sunnah akan menghadirkan kecintaan Allah kepada hamba-Nya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata; Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda,;“Sesungguhnya Allâh Azza wa Jalla berfirman, “Barangsiapa memusuhi wali-Ku, sungguh Aku mengumumkan perang kepadanya. Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada hal-hal yang Aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku tidak henti-hentinya mendekat kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, menjadi tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia meminta kepada-Ku, Aku pasti memberinya. Dan jika ia meminta perlindungan kepadaku, Aku pasti melindunginya.’” (HR. Bukhari)

Salat Sunnah merupakan bentuk Syukur seorang hamba kepada Allah. Diriwayatkan dari ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma, dia berkata, “Jika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat, beliau berdiri hingga kedua telapak kaki beliau merekah, lalu ‘Aisyah bertanya, ‘Kenapa engkau melakukan semua ini, padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan ampunan bagimu atas dosa-dosa-mu yang telah lalu dan yang akan datang?’

Lalu beliau menjawab,; “Apakah tidak boleh jika aku termasuk hamba yang bersyukur.’” (Muttafaq Alaihi). Semoga kita lebih semangat untuk memperbanyak shalat-shalat Sunnah. Amiin.(*)

Penulis: Bangun Lubis

 

Tags

Berita Terkait

Close