PENDIDIKAN

Suasana Haru Selimuti Wisuda Hafidz Rumah Tahfizh Ash – Sholihin

ASSAJIDIN.COM  – Sebanyak 41 santri/santriwati mengikuti Wisuda angkatan VIII Rumah Tahfizh Ash – Sholihin Binaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Rabu, (31/07/2019) di Aula Pusat Sumber Belajar Bersama (PSBB) Komplek Man 3 Palembang.

Selama satu bulan penuh, santri/santriwati mengikuti karantina sejak 1 Juli hingga 30 Juli 2019.

Suasana penuh haru menyelimuti proses wisuda berlangsung, terlihat tetesan air mata dari kedua orang tua menyambut anaknya usai pengalungan dan pemberian sertifikat kelulusan.

Para Hafizh/Hafidzah yang diwisuda oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) kemenag Sumsel H. M Alfajrizabidi Ka. Kanwil yang diwakili oleh Kabag tata usaha, Yesi Taslim, M. P. d. I.

Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada pengasuh yang mendidik anak-anak selama karantina dengan sabar dan ikhlas serta orang tua wali yang hadir di wisuda.

Lihat Juga :  Sukses tidak Cukup dengan Ilmu dan Gelar, Harus Ditambah Apa?

” Setiap murid mempunyai karakter yang berbeda, namun pengasuh yang sabar akan mendidik dan kelak akan berkumpul di tempat luar biasa surganya Allah Subhanawata’alla,” katanya.

Untuk mencetak Hafidz-Hafidzah, Sebelumnya anak-anak yang di karantina dalam sebulan ternyata mendapatkan ilmu dan pengalaman yang luar biasa berbeda dari tempat lai selain dari menghafal Al-Quran.

“Anak- anak dididik untuk disiplin bagaimana cara hidup bersama dan sederhana,” katanya.

Ia mengatakan, Alumni yang didapat semenjak Oktober 2018, sebanyak 382 alumni tingkat Mts/Ma se Sumatera Selatan.

“Kedepan, kita akan mengevaluasi alumni, apakah hafalannya bertambah atau berkurang. Harapan kita, alumni dapat memotivasi dan mentransfer ilmu dan hafalan yang baik kepada anak anak di daerah masing-masing yang belum ikut tahfizh,” katanya.

Lihat Juga :  Berjuang Ingin Bangun Musala, Sekolah ini Tetap Hidupkan Yasinan Meski Dilakukan di Teras

Sementara itu, Ketua pelaksana, Hasby abdullah mengatakan kegiatan selama karantina, selain menghafal Al-Quran juga dilaksanakan kegiatan wisata religi dan libur pada hari Minggu.

“Pada tanggal 27 kita wisata religi ke Qur’an Besar, Masjid chengho, Masjid KI Marogan dilanjutkan makan siang bersama. Hari Minggu diperuntukan untuk istirahat dan diperbolehkan kedua orang tua berkunnjung di minggu kedua, ” katanya.

Jumlah peserta wisuda ke VIII terdiri dari 21 anak perwakilan Madrasah Aliyah (MA) dan 20 anak perwakilan Madrasah Tsanawiyah (MTS), jumlah keseluruhan ada 41 anak.

Acara di hadiri oleh Ketua dharma wanita persatuan kanwil kemenag sumsel Hj. Ekawati Alfajri, Humas Kakanwil Kasubag Kemenag Sumsel Saifuddin. (*)

Penulis : trijumartini

Back to top button