POLITIK

Ratusan Emak-emak Palembang Datangi KPU Palembang Tuntut Penyelenggara Netral

PALEMBANG, AsSAJIDIN.COMĀ  – Ratusan emak-emak pendukung Prabowo – Sandi yang tergabung dalam Komando Barisan Rakyat Anti Pemilu Curang (KOBARKAN PERANG) datangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, Rabu (24/4) pagi. Emak-emak Palembang ini menuntut KPU menyelesaikan permasalahan carur marut pelaksanaan Pemilu dan meminta agar penyelenggara bersikap netral selama tahapan penghitungan suara Pemilu 2019.

“Kita tidak menuntut, tapi kita ingin lembaga yang terhormat ini dan bapak-bapak itu kinerjanya tanpa intimidasi, jujur, sesuai dengan apa yang sumpah mereka kemarin. Karena kami ingin walaupun, katakanlah yang namanya 02 menang disini, tapi itu tidak masalah karena kami tahu memang menang tapi kami ingin kejujuran. Kami tidak ada menghujat kesana tidak ada. Justru kami kesini ingin support bapak-bapak disini untuk bekerja dengan sesuai porsinya,” ujar Koordinator Aksi, Eny Gustina kepada wartawan, Rabu (24/4).

Dikatakan Eny, pihaknya sudah menyerahkan semua berkas laporan kepada KPU terkait kesalahan-kesalahan selama proses pemungutan suara 17 April lalu.

Lihat Juga :  Kiai Maruf Merasa Nikmat, Sandi Ucap Rakyat yang Menang

“Banyak sekali, semua berkas sudah kita serahkan kepada pak ketua kpu contohnya surat suara kurang, sudah bisa menerima kekurangan dan temuan dilapangan karena suasana ini tidak bisa dihindari dengan kecurigaan, karena jujur pemilu ini 02 khususnya tidak punya apa-apa. Kita tidak punya perangkat apa-apa kecuali kami jaga di tps jaga di kecamatan, itu yang kami lakukan,” ucapnya.

Oleh karena itu, Barisan Emak-emak pendukung Prabowo ini ingin agar penyelenggara pemilu khususnya KPU tidak memihak kemanapun dan bekerja dengan jujur dan adil.

“Kemenangan 02 di Sumsel ini adalah kemenangan yang terhormat dan bermartabat, kami akan kawal kemenangan ini sampai ke puncak kemenangan,” tegasnya.

Sementara, Ketua KPU Palembang, Eftiyani mengatakan pihaknya akan menginventarisir apa saja yang jadi laporan masyarakat terkait kejadian dilapangan selama proses Pemilu 2019 khususnya di Palembang.

“Apa yang disampaikan kita inventarisir, akan kita diskusikan mana yang akan dilaporkan ke KPU Sumsel mana yang dikerjakan disini. Jadi insya Alloh Palembang netral. Segala macam itu tanggung jawab ketua KPU. Kita berterima kasih dengan kedatangan emak-emak ini dalam rangka pelaksanaan fungsi kontrol sosial mereka terhadap kinerja KPU dalam pemilu serentak 2019. Yang salah kita akui salah, yang kurang kita akui kurang. Ngapo kito nak bela2 diri. Terimo kasih dengan keadaan itu. Proses rekapitulasi di pps dan ppk jalan terus, gak ada halangan,” jelas Efti.

Lihat Juga :  Hasil Quick Count Indo Baromater, Prabowo-Sandi Menang di 19 Provinsi, Jokowi - Ma'ruf Menang di 15 Provinsi, tapi Secara Total Capres 01 Unggul Sementara

Saat ini, kata dia, rekapitulasi di tingkat PPK untuk Pilpres sudah selesai di 18 Kecamatan dan akan dilanjutkan dengan rekap DPR RI dan DPD RI.

“Secara umum tidak ada problem. Kalau untuk anggota KPPS yang meninggal sudah kita inventarisir dan tindak lanjut ke sekda Palembang bagaimana kebijakan untuk membantu KPU dalam menangani hal tersebut,” tukasnya. (*)

penulis : Morino

Tags

Berita Terkait

Close