BERITA TERKINIHAJI & UMROHINTERNATIONAL

Gara-gara “Drone” Al Hassan Abdullah pun akhirnya Berangkat Haji

AsSAJIDIN.Com — Kisah ini nyata dan benar-benar dialami seorang lelaki muslim nun jauh di Afrika. Ini betul-betul meyakinkan kita, bahwa jika Allah berkehendak, maka apapun jalannya bisa terwujud.

Diberitakan, seorang pria tua di Ghana tidak pernah menyangka jika drone yang ia temukan di pekarangan rumahnya akan mewujudkan impiannya untuk pergi haji ke Mekkah.

Dilansir ilmfeed.com, drone tersebut rupanya milik staf stasiun televisi asal Turki, TRT World, yang sedang syuting di Ghana.
Ketika staf TRT World mengunjungi rumahnya untuk mengambil drone tersebut. Pria yang belakangan diketahui bernama Al-Hassan Abdullah ini bertanya dengan polosnya kepada staf TRT World: “Bisakah Anda membuatnya sedikit lebih besar dan membawa saya ke Mekkah?”.

Lihat Juga :  Awal Bulan Juli, Pertamax Jadi ┬áRp9.500/Liter

Pertanyaan Abdullah kepada staf TRT World kemudian diposting oleh salah satu stafnya, Mucahid Durmaz, di akun Twitter-nya pada 5 Maret 2017 lalu.
“Pertanyaan yang paman Abdullah tanyakan saat dia melihat drone itu untuk pertama kalinya, bisakah kamu membuatnya sedikit lebih besar dan membawa saya ke Mekkah?,” tulis Muchid di unggahan Twitter-nya.
Segera ceritanya menjadi viral di kalangan pengguna media sosial di Turki dan dunia. Hal ini pun ternyata dibaca oleh Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, yang kemudian memutuskan untuk membantu Abdullah naik haji.

Singkat cerita, berangkatlah Abdullah dari Turki dan terbang ke Tanah Suci untuk menjalani ibadah haji pada 30 Agustus 2017 lalu. Allahu Akbar, Abdullah sangat bersyukur atas segala yang terjadi pada dirinya, dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu untuk mewujudkan mimpinya untuk menunaikan ibadah haji.
“Saya sangat bersyukur atas pemberian Tuhan ini dan saya berdoa kepada semua orang yang telah membantu mewujudkan impian ini. Bantuan negara Turki sangat berharga bagi saya dan saya yakin ini akan membantu meningkatkan persahabatan, persaudaraan antara Muslim,” kata Abdullah.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close