Uncategorized

Pemkot Bakal Galakkan Budidaya Ikan Belido

PALEMBANG, AsSAJIDIN.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus berupaya untuk melestarikan populasi ikan khas Palembang seperti Belida, Gabus dan Putak, sebab kini populasi ikan-ikan ini semakin berkurang. Salah satunya karena pembudidayaan ikan ini sendiri yang terbilang rumit. Untuk itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda bahkan langsung menemui Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti beberapa waktu lalu, guna mencarikan solusi terhadap permasalahan ini.

“Kemarin saya sudah ke Kementerian, sudah mendiskusikan dengan Bu Susi, ternyata ada teknologi yang bisa digunakan untuk membudidayakan jenis ikan belida, putak dan gabus. Ke depan teknologi itu akan diterapkan di Palembang,” jelas Fitri dalam kunjungannya ke Sentral Pempek Pasar 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Selasa (26/9).

Lihat Juga :  Kultwit Mahfud MD : Orang Meninggal dan Bayi Lahir Wajib Zakat Fitrah

Fitri tak menampik, keberadaan ikan khas Palembang yang merupakan bahan utama pempek tersebut semakin susah didapatkan dan tentu hal ini juga membuat harganya semakin mahal.

“Untuk itu, dengan teknologi yang akan diterapkan nantinya ikan belida, putak atau gabus dapat lestari, sehingga dapat dinikmati generasi ke depan. Selain itu, Palembang tidak kekurangan produksi yang diakibatkan sulitnya bahan baku. Harapannya nanti anak dan cucu kita masih bisa mencicipi ikan-ikan tersebut,” katanya.

Disamping itu, sambungnya, jelang Asian Games 2018 mendatang Pemkot Palembang juga tengah konsentrasi untuk menyiapkan segala sesuatunya termasuk memastikan pempek sebagai oleh-oleh untuk para tamu agar tetap berkualitas.

Lihat Juga :  Ekonomi Keluarga Membaik, Jumlah Penerima PKH di Sumsel Turun Jadi 278.245 KK

“Pempek merupakan makanan khas Kota Palembang yang akan ditawarkan menjadi oleh-oleh dalam Asian Games, untuk itu kami perhatikan para UMKM atau pengusaha pempek dan kerupuk kemplang untuk memperoduksi dengan baik dan benar agar kualitasnya bisa terjamin,” pungkasnya.(*)

Penulis: Ria Amalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button