Inilah Alasan Mengapa Perlu Peduli Anak Stunting

ASSAJIDIN.COM– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) meminta agar Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Palembang masa bakti 2022-2025 yang diketuai Krisna Dewi dapat ikut membantu penanganan stunting di Provinsi Sumsel. Hal Ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat menghadiri Pelantikan pengurus Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Palembang masa bakti 2022-2025 yang digelar di Griya Agung Palembang, Senin (26/09/2022)
Deru mengatakan, dirinya meminta agar penanganan stunting di Provinsi Sumsel dapat dilakukan bersama-sama oleh semua pihak tak hanya pemerintah saja tapi juga lembaga non pemerintah. “Malu kita dengan label Sumsel sebagai lumbung pangan nasional tapi stunting kita 24,8 persen yang terdampak. Saya tidak tahu seperti apa penghitungannya, tapi ini anomali tidak selaras dengan kecukupan pangan yang Sumsel miliki,” katanya
Lanjutnya, Untuk itu dirinya meminta IIDI untuk ikut serta dalam membantu permasalahan stunting. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, BKKBN, Dharma Wanita, TP PKK, Posyandu dan organisasi kewanitaan lain yang ada di bawah naungan Pemprov Sumsel. “Saya tak ingin hanya sekedar MoU, tapi juga MoA (memorandum of action) dengan dinkes sampai ke tingkat terbawah Posyandu. Saya mohon, bukan hanya untuk menepis rasa malu tapi juga ingin menyehatkan semua komponen bangsa,” ujar Deru
Deru mengungkapkan, ada 6 ribu Posyandu yang jadi binaan aktif yang tersebar di 3.500 desa se-Sumsel untuk digandeng IIDI. Artinya harus ada langkah konkrit untuk bisa menurunkan angka stunting tiap tahun. “Bergerak melangkah saja, meski hasilnya nanti sukses atau tidak sukses. Kalu kita tak melangkah, hasilnya sudah pasti tak sukses,” ungkapnya
Dijelaskannya, belum suksesnya Sumsel menangani stunting setidaknya bisa estafet diselesaikan. Dirinya juga meminta tak menyalahkan masala lalu. “Tapi minimal kita ada perubahan. Harus muncul ide-ide baru karena kondisi ini, salah satunya Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) untuk mencukupi ini. Ternyata, ada tantangan lain, inflasi karena pengaruh internal dan eksternal. Kita juga harus menjaga ketahanan pangan,” jelas Deru
Deru menambahkan, dirinya juga meminta IIDI kabupaten/kota juga harus dibentuk untuk memperkuat penanganan stunting di tiap daerah. “Saya minta IIDI tak menjadi organisasi eksklusif, tapi saya ingin juga keberadaannya di masyarakat,” katanya (MN)
