Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

LENTERA

One Day One Hadist : Memuliakan Anak dan Memperbaiki Adab Mereka

AsSAJIDIN.COM — Ada banyak hadits dan nasihat Nabi Muhammad SAW tentang mendidik anak. Salah satunya adalah :

Akrimu auladakum wa-ahsinu aadabahum

Artinya:

Muliakanlah anak-anakmu dan perbaikilah adab mereka (HR. Ibnu Majah).

Anak adalah karunia dari Tuhan yang tiada nilainya.
Anak adalah amanah dari Tuhan yang harus kita jaga.

Mulianya dan berharganya seorang anak tidak bisa dilepaskan dari peran orang tua, karena kita sebagai orang tua punya hak dan keinginan akan dijadikan apa nanti anak-anak kita. Jadi seorang nasroni, majusi ataupun ateis semua itu tergantung pada diri kita sebagai orang tua. Seperti dawuhnya Rasulullah SAW:

”Kullu mauludin Yuladu ‘Alal Fithrah,Yuhawwidanihi aw Yunassironihi ( setiap anak dilahirkan dalam keadaan suci, yang menjadikan yahudi atau nashroni adalah orang tuanya).

Dan anak adalah pecontoh atau peniru terbaik dari orang tunya. Segala sesuatu yang dilakukan orang tua pasti akan dicontoh oleh anak-anak. Mereka belum bisa memberikan penilaian baik buruk yang dilakukan orang tuanya. Apapun yang dilakukan orang tua adalah sesuatu yang baik menurut mereka.

Jika orang tua suka bekerja keras, anak akan meniru gaya kerja keras orang tuanya.

Jika orang tua hoby nonton sinetron, tanpa dikomando anak juaga akan ikut dan mendukung hobby orang tuanya bahkan jadi patrner yang cukup aktif dalam urusan obrolan seputar sinetron atau infotinment.

Lihat Juga :  Lazismu se-Sumatera Selatan adakan Rakerwil, Bersinergi Perkuat Inovasi Sosial Menuju SDGs

Jika seorang bapak suka nonton bola tiap malem, tanpa disuruh pun anak laki-lakinya akan setia menemani bapaknya yang gila bola. Bahkan segala yang diminta anak kalau itu sesuai dengan kegemaran orang tuanya pasti akan dikabulkan.

Begitu juga jika orang tua suka dengan baca buku, secara otomatis anak akan meniru gaya kegemaran orang tuanya yang suka baca buku. Jika orang tua suka mengaji di depan anak-anaknya, anak akan termotivasi kapan bisa baca Al Qur’an seperti bacaan orang tua mereka. Jika orang tua suka sholat berjamaah, anak akan selalu ingin ikut pergi ke masjid setiap tahu orang tuanya sudah siap mau berjamaah di masjid.

Begitulah karakter seorang anak yang akan selalu menjadi pengikut dan peniru segala perbuatan orang tua mereka. Jadi, sebagai orang tua mari kita jaga segala perbuatan dan perkataan kita di depan anak-anak kita.

Anak yang baik karena orang tuanya juga baik. Anak yang sholeh karena orang tuanya juga sholeh.begitu juga sebaliknya, anak nakal karena orang tua suka memberikan contoh yang kurang baik. Anak suka berbohong karena ada contoh di rumah yang hobby berbohong. Anak suka berkata kasar, karena di rumah banyaka didengar kata-kata kasar.

Lihat Juga :  Stop Mendidik Anak dengan Caci Maki, Jadilah Orangtua yang Kuat

 

Muliakan anak-anak memiliki arti bahwa orangtua memiliki tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik untuk anak mereka.
Bukan berarti segala materi diberi atau memanjakan anak. Tetapi memuliakan adalah memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita, mulai dari materi, pendidikan, perkataan, akhlak dan contoh yang terbaik serta adab sopan santun atau tata krama.

Memuliakan anak-anak, karena memuliakan anak itu berkah. Anak dapat kita maknai anak biologis anak kandung, anak didik, bisa santri, siswa atau murid, mahasiswa, mahasantri semua yang kita asuh, openi, kita didik, baik secara fisik, psikis, lahir atau bathin bisa dimaknai sebagai anak kita.
Anak-anak kita membutuhkan bimbingan dan perhatian yang lebih, agar tetap semangat untuk belajar menjalani kehidupan sekarang.

Maka dalam ajaran Islam pertama kali yang harus diajarkan kepada anak adalah ilmu-ilmu untuk beribadah kepada Allah, meliputi akidah, syariah dan akhlaq. Setelah ketiga hal pokok (ushul al-din) ini, baru ilmu al-hal, ilmu sesuai dengan konteks kebutuhan dan keahliannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button