Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Abim, Hafidz yang bercita-cita Jadi Polisi Dakwah

 

ASSAJIDIN.COM – Mempunyai impian menjadi Aparat Negara Kepolisian merupakan cita-cita Muhammad Mimbar Abdillah Sandri untuk membanggakan kedua orang tuanya.

Akrab dipanggil Abim, Hafidz Qur’an yang sedang duduk di bangku kelas XI mewakili Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Palembang mengikuti karantina rumah tahfidz Ash – Sholihin angkatan VIII Binaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan selama satu bulan penuh.

Sebelumnya, Sejak bersekolah di Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri 2 Model Palembang, Ia telah mengikuti Pondok Pesantren Jamiatul quro’ binaan ustadz Hendro dan menghafal 1 juz yaitu juz 30.

Lihat Juga :  Marak Warga Bikin Hand Sanitizer Sendiri, BBPOM Ingatkan Standar dan Prosedur Pembuatan

Semenjak mengikuti karantina selama satu bulan, Dirinya kembali memperdalam dan menghafal al-Qur’an sebanyak satu setengah juz Al-Quran.

“Alhamdulillah, sekarang sudah hafal dua setengah juz, yang insyaallah makin di perdalam hafalannya,” katanya.

Anak pertama dari pasangan bapak Hasandri Agustiawan M. Si dan ibu Evi Agustina, M.Pd.

Saat dijumpai wartawan usai diwisuda, Rabu (31/07/2019) di Aula Pusat Sumber Belajar Bersama (PSBB) Komplek Man 3 Palembang, Ia mengatakan ingin menjadi Aparat Kepolisian namun tetap bisa berdakwah.

Pemuda yang lahir di Kota Palembang pada tanggal 15 November 2003, mengatakan akan membuat bangga kedua orang tuanya baik dunia maupun akhirat.

Lihat Juga :  Kisah Welly Kaswara, Polisi di Mabes Polri yang Hafidz Alquran

“Saya ingin menjadi Kapolda, Menjadi polisi adalah hal yang beda dan suatu kebanggaan didunia untuk ayah dan ibu. Sedangkan menghafal Al-Quran, saya bisa memberikan mahkota dan berkumpul di surganya Allah kelak bersama kedua orang tua,” ujarnya.

Sementara itu, Ayahnya Hasandri mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena anaknya dapat menghafal dan mencintai Al-Quran.

“Alhamdulillah, semoga dia dapat memperdalam lagi hafalannya, dan seperti arti namanya ‘mimbar abdillah’ agar terus berdakwah apapun karirnya,” kata ayahnya. (*)

PENULIS : tri jumartini

Back to top button