Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

KALAMSYARIAH

Asbabun Nuzul Surat An-Nashr

ASSAJIDIN.COM : Surat An-Nashr adalah surat terakhir Allah SWT turunkan kepada Rasulullah SAW. Yakni setelah surat At-Taubah.

Menurut Ibnu Katsir, Allah SWT menurunkannya di Mina sewaktu Haji Wada’.

Namun, ada pula yang berpendapat surat ini turun sebelum Fathu Makkah.

Mengutip Bersamadakwah.net, Asbabun Nuzul Surat An Nashr ini terkait dengan dua hal :

Pertama, ia mengabarkan kemenangan dan masuk Islamnya orang-orang Arab secara berbondong-bondong.

Kedua, ia mengisyaratkan telah dekatnya ajal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu menjelaskan bahwa surat ini diturunkan pada pertengahan hari-hari tasyrik.

“Maka aku mengetahui bahwa hal ini merupakan al wada’ (perpisahan),” kata Ibnu Umar.

Lihat Juga :  Prof H Yuwono Ajak Kaum Muslim Gunakan Akal, Cerdaslah dan Pahami Alquran

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu menjelaskan bahwa setelah Allah SWT menurunkan surat ini, Rasulullah SAW memanggil Fatimah radhiyallahu ‘anha.

Fatimah menangis saat Rasulullah SAW mengabarkan bahwa ajalnya telah dekat. Lalu Fatimah tersenyum karena Rasulullah bersabda:

لاَ تَبْكِى ، فَإِنَّكِ أَوَّلُ أَهْلِى لاَحِقٌ بِى

“Jangan menangis, karena sesungguhnya engkau adalah keluargaku yang paling awal menyusulku.” (HR. Ad Darimi dan Thabrani; hasan)

Terkait Asbabun Nuzul surat An-Nashr, Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Umar bin Khattab menyertakan beliau dalam majelis para pahlawan perang Badar.

Sebagian pahlawan Badar keberatan Ibnu Abbas dimasukkan dalam majelis tersebut.

Lalu Umar pun menguji mereka semua. “Apa pendapat kalian mengenai firman Allah idza ja’a nashrullahi wal fath dalam surat An-Nashr?”

Lihat Juga :  Asbabun Nuzul Surat Al-'Ashr

“Allah memerintahkan kita untuk bertahmid dan beristighfar kepada-Nya jika Dia menolong dan memberi kemenangan,” jawab salah seorang dari mereka. Yang lain diam, tidak ada jawaban berbeda.

“Apakah demikian pendapatmu wahai Ibnu Abbas?”

“Tidak wahai Amirul Mukminin. Idza ja’a nashrullahi wal fath merupakan isyarat ajal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang Allah beritahukan kepada beliau. Datangnya kemenangan dan fathu Makkah merupakan tanda ajal beliau.”

“Aku tidak mengetahui tafsir surat An-Nashr ini melainkan apa yang kamu katakan,” pungkas Umar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button