Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Tahan Lama dan Awet, Sandal Enceng Gondok Karya Ibu-Ibu Bank Sampah KGS Palembang 

ASSAJIDIN.COM — Mungkin kamu penasaran melihat buah karya Ibu-ibu dalam Bank Sampah Kebumen Gemilang Sejahtera (KGS) ini.

Kenapa demikian?

Karena dari bahan sederhana yang ada di sekeliling kita, ternyata menghasilkan produk berdaya guna dan tepat guna.

Memang apa bahannya?

Enceng gondok.

Dari enceng gondok Berhasil diubah menjadi sandal yang tidak hanya unik tetapi juga ramah lingkungan.

Sandal-sandal ini diproduksi oleh para ibu di Jalan Sersan Zaini, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Sumatera Selatan.

Produk sandal eceng gondok buah karya para ibu yang tergabung dalam Bank Sampah Kebumen Gemilang Sejahtera (KGS). (Foto : Instagram/kgs_craft)

PT Pusri

Welis, Direktur Bank Sampah KGS, menceritakan bagaimana ketertarikan untuk memanfaatkan eceng gondok bermula.

“Saya sering melihat eceng gondok di perairan sungai dan bertanya-tanya kenapa di Palembang tidak ada yang mau mengolahnya,” ungkapnya.

Lihat Juga :  Sekda Kota/Kabupaten Berpeluang Jadi Penjabat Walikota dan Bupati

Setelah berdiskusi dengan PT Pusri, mereka kemudian mengadakan pelatihan pembuatan kerajinan tangan berbahan eceng gondok di Desa Wisata Rawa Pening.

Dari pelatihan ini, para ibu mulai menciptakan berbagai kerajinan tangan, termasuk sandal, tempat pensil, dan produk lainnya.

Sandal dari eceng gondok ini sangat diminati, dan untuk memesan sandal tersebut, pelanggan harus antre.

Proses pembuatan sandal memerlukan waktu lebih dari satu bulan.

Pertama, eceng gondok yang diambil dari Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya dijemur di bawah sinar matahari hingga kering.

Setelah kering, eceng gondok akan dianyam atau dikepang sebelum akhirnya dibentuk menjadi sandal.

Pembuatan satu pasang sandal memakan waktu sekitar satu minggu.

Lihat Juga :  Memeringati Hari Isra Mi'raj, Ribuan Kader Partai Golkar Bershalawat

“Sandal dari bahan eceng gondok ini awet dan tidak mudah rusak meski terkena air,” kata Welis.

Ia menceritakan bahwa ada satu sandal yang terlupa dijemur selama empat hari di tengah hujan, tetapi sandal tersebut tetap awet.

Mengutip Travel.tribunnews.com, harga sandal dari eceng gondok ini berkisar antara Rp 85 ribu hingga Rp 95 ribu, tergantung ukuran, dengan ukuran paling besar mencapai 42.

Sandal ini cocok untuk perempuan dan laki-laki, tergantung pada motif yang dipilih.

Jika kamu tertarik untuk memiliki sandal unik ini, kamu bisa memesan terlebih dahulu sesuai ukuran kaki.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan cek Instagram @Banksampahkgs atau @Kgs_craft.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button