Doa Mohon Mendapat Keluarga yang Baik, Bahagia Dunia Akhirat

ASSAJIDIN.COM — Keluarga adalah amanah yang diberikan oleh Allah kepada manusia. Mendoakan keluarga agar selalu bahagia dan selamat dunia akhirat menjadi sebuah keharusan bagi umat Muslim.
Tidak hanya berdoa, umat Muslim juga dianjurkan untuk membuktikannya dengan perbuatan. Bisa dengan melakukan hal-hal yang membahagiakan keluarga, memberikan kesempatan bagi keluarga untuk mempelajari agama dengan baik, dan mengamalkan ibadah bersama sesuai dengan syariat Islam.
Keluarga terbaik adalah yang mampu menuntun semua anggotanya untuk senantiasa dekat kepada Allah, ikhlas beribadah kepada-Nya, bersama-sama menjalankan perintah-Nya dan menjauhi laranganNya. Tujuannya agar keluarga bisa berkumpul bersama di surga dan dijauhkan dari api neraka.
Allah telah memberikan perintah kepada umat Muslim untuk menjaga dirinya dan keluarganya agar terhindar dari api neraka. Hal ini tercantum dalam Alquran surat At Tahrim ayat 6.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ . . .
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…”
Berikut adalah beberapa bacaan doa yang diambil dari Alquran, hadist, maupun doa yang disusun oleh para ulama. Doa-doa ini bisa diamalkan setiap hari secara istiqamah. Insyaallah, Allah akan mengabulkan dan menjadikan keluarga Muslim selalu bahagia dan selamat di dunia maupun di akhirat kelak.
Doa agar keluarga bahagia
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrota a’yunin waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.
Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami, pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS Al Furqan ayat 74).
Allaahumma innaa nas aluka salaamatan fid diin, wa ‘aafiyatan fil jasad, wa ziyadatan fil ‘ilmi, wabaròkatan dir rizqi, wa taubatan qòblal maut, waròhmatan indal maut, wa maghfiròtan ba’dal maut. Allaahumma wawwin ‘alainaa fii sakaròòtil maut, wan najaata minan naar, wal ‘afwa indal hisaab.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada Engkau akan keselamatan agama dan sehat badan, dan tambahnya ilmu pengetahuan, dan keberkahan dalam rezeki dan diampuni sebelum mati, dan mendapatkan rahmat waktu mati dan mendapat pengampunan sesudah mati. Ya Allah, mudahkanlah bagi kami waktu (sekarat) menghadapi mati, dan selamatkan kami dari siksa neraka, dan pengampunan waktu hisab.” (*)
