Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Mau Berobat ke RSMH Palembang? Pasien Wajib Daftar Online, Tuai Pro dan Kontra di Tengah Masyarakat

 

AsSAJIDIN.COM — Sejak tiga tahun lalu RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang telah menberlakukan pendaftaran secara online, Hingga mulai Tanggal 20 Juli 2022 memberlakukan bagi pasien lama (yang telah memiliki nomor rekam medik RSMH) di wajibkan mendaftar secara online melalui link apk.rsmh.co.id/daftarinaja

Humas RSMH Suhaimi mengatakan dengan mewajibkan pendaftaran online bagi pasien rawat jalan atau pasien yang hendak kontrol dapat mempermudah masyarakat dalam berobat.

Sistem pendaftaran online pasien rawat jalan sudah berjalan sesuai prosedur dan berjalan efektif, Namun masih terdapat beberapa hambatan yang terjadi.

“Seperti ketidakhadiran pasien yang sudah mendaftar online, kedatangan pasien yang tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan kegagalan pasien dalam pendaftaran online karena sinyal yang kurang bagus,”katanya

Lihat Juga :  Miris Sekolah di Belakang Mal Besar di Palembang Tergenang Banjir Setinggi 1 Meter

Sementara itu, salah satu pasien RSMH, Sari mengatakan ia telah melakukan pendaftaran baik secara online ataupun manual.

Secara berkala, pendaftaran online akan segera di tetapkan sesuai dengan pengumuman yang telah ditetapkan RSMH.

Menurutnya, pendaftaran online dilakukan agar meminimalisir antrian pendaftaran. Jika melakukan pendaftaran manual atau langsung di RSMH maka antrian yang didapat lama karena mendahulukan yang mendaftar online.

“Namun, masih banyak dikeluhkan oleh para ibu atau bapak atau dari daerah yang sudah lansia karena mereka tidak paham bagaimana cara daftarnya,”katanya.

Lihat Juga :  Yuk Intip Fasilitas Lengkap dan Nyaman Kamar VVIP di Ruang Pelayanan Graha Eksekutif RSMH Palembang

Ia mengatakan ada pro dan kontra tentang pendaftaran online ini. Ia bercerita saat melakukan daftar online terkendala sinyal dan harus terus di cek secara berkala sampai dapat barcode.

“Belum tentu juga dengan daftar langsung berhasil. Oleh itu daftar harus lima hari sebelumnya sampai berhasil mendapatkan barcode, tapi bagi ibu ibu yang tidak mengerti lebih memilih daftar di RS walaupun dengan antrian panjang dan ramai seperti di pasar,”katanya, Rabu (13/7/22).

Apapun keputusan yang diterapkan oleh pihak rumah sakit, ia berharap keputusan dibuat demi kebaikan bersama antara pihak rumah sakit dan pasien. (Trijumartini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button