Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Tutup Usia…!

AsSajidin.com Palembang, —- Duka mendalam dirasakan kelurga besar Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dua periode, H Alex Noerdin. Pasalnya, sang pelopor sekolah gratis untuk warga Sumsel ini dinyatakan meninggal dunia, Rabu (25/2/2026) siang.
Sebelumnya, almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta karena mengalami penurunan kesehatan drastis akibat sakit komplikasi yang dideritanya sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 13.30 WIB dalam usia 75 tahun
Titis Rachmawati, Kuasa hukum almarhum mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan kliennya semakin memburuk. Namun, beliau tetap konsisten sebagai warga negara yang baik beliau tetap berusaha hadir dalam proses hukum yang tengah dijalaninya.
Terkait kondisi kesehatan yang memburuk, tentu saja berdampak pada proses hukum yang tengah dijalani almarhum dalam kasus revitalisasi Pasar Cinde.
” Persidangan juga sempat ditunda beberapa kali karena tim kuasa hukum harus menyerahkan surat medis terkait kondisi kesehatan almarhum yang tidak memungkinkan untuk hadir, ” terangnya.
Mendengar kabar duka itu, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, SE, MM atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya H. Alex Noerdin, mantan Gubernur Sumatera Selatan yang telah banyak memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie, SE, MM mengatakan, kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Sumatera Selatan. Sosoknya dikenal sebagai pemimpin yang memiliki visi kuat dalam mendorong percepatan pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur dan promosi daerah melalui berbagai agenda berskala nasional maupun internasional.
“Semasa memimpin Sumatera Selatan, almarhum mencatatkan berbagai capaian penting yang menjadi tonggak sejarah pembangunan daerah. Beragam proyek strategis dan penyelenggaraan event besar yang mengangkat nama Sumatera Selatan di tingkat nasional dan dunia menjadi bagian dari warisan kepemimpinan beliau. Dedikasi dan komitmennya dalam membangun daerah diakui telah membawa perubahan signifikan bagi wajah dan daya saing provinsi ini,” ujarnya, Rabu (25/2/206).
Andie menilai, almarhum bukan hanya seorang kepala daerah, tetapi juga figur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan masyarakat. Pemikiran, gagasan, serta pengabdian beliau akan selalu menjadi bagian dari perjalanan panjang pembangunan Sumatera Selatan.
“Almarhum telah memberikan sumbangsih besar bagi daerah ini. Apa yang beliau bangun dan rintis akan terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” demikian disampaikan dalam pernyataan resmi DPRD Sumsel.
Andie mengungkapkan, DPRD Sumsel juga mendoakan agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilaf dan kesalahan beliau, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
“Kepada keluarga yang ditinggalkan, DPRD Sumsel menyampaikan doa dan harapan agar diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” tandasnya.
Kepergian H. Alex Noerdin menjadi duka mendalam, namun jejak pengabdian dan karya yang telah ditorehkan akan senantiasa dikenang sebagai bagian penting dalam sejarah pembangunan di bumi sriwijaya ini.
Alex Noerdin di Mata Wali Kota Palembang
Ratu Dewa, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dua periode, H. Alex Noerdin. Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, pada Rabu (25/2/2026) siang.
Atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran Pemerintah Kota Palembang, Ratu Dewa memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dinilainya sebagai pemimpin visioner dengan pengaruh besar terhadap pembangunan di Sumatera Selatan.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Sumatera Selatan kehilangan sosok pemimpin yang begitu berjasa besar. Dedikasi serta kerja nyatanya telah membawa perubahan signifikan bagi pembangunan daerah,” ujar Ratu Dewa, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Rabu (25/2/2026).
Menurut Ratu Dewa, rekam jejak kepemimpinan Alex Noerdin akan selalu melekat di hati masyarakat. Ia menyoroti sejumlah kebijakan strategis yang dinilai berdampak luas, terutama program sekolah gratis dan berobat gratis yang menjadi tonggak penting dalam memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat.
“Beliau dikenal luas melalui program sekolah dan berobat gratis yang membuka akses bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Komitmen pembangunan yang beliau miliki akan selalu menjadi inspirasi bagi kita semua,” tambahnya.
Ratu Dewa menilai, keberanian dan komitmen almarhum dalam mendorong pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas sumber daya manusia telah membawa Sumatera Selatan mengalami lompatan kemajuan pada masanya.
Kepergian Alex Noerdin, lanjutnya, merupakan kehilangan besar tidak hanya bagi Kota Palembang, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sumatera Selatan. Ia meyakini warisan pemikiran dan kebijakan yang telah ditorehkan akan terus dikenang dan menjadi bagian penting dalam sejarah pembangunan daerah.
“Palembang dan Sumatera Selatan kehilangan salah satu putra terbaiknya. Namun, segala kebaikan, perjuangan, dan pengorbanan beliau akan tetap hidup dalam hati masyarakat yang merasakan sentuhan kepemimpinannya,” ungkap Ratu Dewa.
Di akhir pernyataannya, Ratu Dewa mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini.
