HAJI & UMROHNASIONAL

Jelang Penutupan Pelunasan Keberangkatan Haji, Ratusan CJH 2026 Tak Penuhi Istithaah Kesehatan

Assajidin.com Jakarta—- Sebanyak 368 Calon Jamaah Haji (CJH) tahun keberangkatan 2026 dipastikan belum bisa melangkah ke tahap berikutnya karena gagal memenuhi syarat istithaah kesehatan jelang penutupan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap I yang dijadwalkan berakhir pada tanggal 23 dan 24 Desember 2025.

Melansir himpuh.or.id , Selasa (16/12/2025) Kementerian Haji dan Umrah mencatat, hingga 14 Desember 2025 terdapat setidaknya 368 calon jemaah haji dinyatakan tidak memenuhi istithaah kesehatan.

Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Hasan Affandi, menjelaskan bahwa status tidak istithaah tidak serta-merta menutup peluang jemaah untuk berangkat haji di masa depan.

“Hingga kemarin yang tidak istitaah 368 jemaah. Jika tidak istithaah dan sakitnya permanen, yang bersangkutan dapat melimpahkan nomor porsinya ke keluarga inti. Tapi jika masih bisa disembuhkan, yang bersangkutan dapat berangkat tahun berikutnya,” ungkap Hasan

Lihat Juga :  Sambut Idul Adha 1445 H, KAI Divre III Palembang Salurkan 23 Ekor Hewan Kurban di Wilayah Operasional

Di sisi lain, proses pelunasan masih berjalan namun belum menyentuh setengah kuota nasional. Data terbaru menunjukkan 64.681 jemaah haji reguler telah melunasi Bipih, atau sekitar 32,04 persen dari total kuota reguler sebanyak 201.585 orang.

Sementara itu, jumlah calon jemaah haji reguler yang telah dinyatakan memenuhi istithaah kesehatan mencapai 110.168 orang.

Untuk kategori haji khusus, angkanya jauh lebih kecil. Hingga kini, baru 612 jemaah yang melunasi Bipih atau setara 2,46 persen dari kuota 24.860 jemaah. Adapun calon jemaah haji khusus yang sudah memenuhi istithaah tercatat sebanyak 2.891 orang.

Lihat Juga :  5 Kinerja Gubernur Sumsel yang Diganjar PIN Emas dari Kapolri

Imbauan Terus Digencarkan

Hasan menegaskan bahwa pemerintah terus menyampaikan informasi dan peringatan agar jemaah tidak menunda pelunasan, terutama bagi mereka yang sudah lolos pemeriksaan kesehatan.

“Kami sudah mengimbau dan mengingatkan jemaah melalui bank, kantor kab/kota? KBIHU, media, termasuk media sosial,” ujar Hasan.

Pemerintah juga kembali mengingatkan bahwa istithaah kesehatan menjadi faktor kunci dalam keberangkatan haji. Jemaah yang belum menjalani pemeriksaan diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan karena prosesnya membutuhkan waktu dan tahapan.

Imbauan serupa juga disampaikan melalui akun media sosial resmi Kementerian Haji dan Umrah.

“Silakan bagi Jemaah yang sudah istithaah kesehatan, kami mengimbau untuk segera melakukan pelunasan ya, karena pada akhir Desember ini pelunasan tahap 1 akan ditutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button