Melirik Tokyo, Kota Paling Padat di Dunia
ASSAJIDIN.COM — Anda pernah ke Tokyo, Jepang?
Ada waktu dan uang lebih, tak juga salah merasakan sensasi luar biasa di kota paling padat di dunia ini.
Mengutip dari World Population Review tahun 2023, Tokyo memiliki total 37 juta penduduk. Selain Tokyo, ada juga kota di Jepang lainnya bernama Osaka dengan populasi sangat besar mencapai 19 juta jiwa.
Kota Tokyo adalah kota terpadat di dunia nomor satu. Ibukota dari negara Jepang ini memiliki luas 2194 km persegi dengan kepadatan mencapai 6363 jiwa per km perseginya.

Bikin Takjub
Mengutip laman Live Japan dan sumber lainnya, ada 10 hal unik dan bikin takjub yang bisa Anda temukan di Tokyo.
Apa saja ya?
Ini penjelasannya
1. Peron kereta yang membingungkan
Jepang dikenal memiliki transportasi umum terbaik di dunia. Di Tokyo sendiri terdapat berbagai macam jenis transportasi umum dan yang paling populer adalah kereta.
Namun, bagi Anda yang baru pernah ke Tokyo mungkin akan kebingungan karena peron kereta yang membingungkan.
Pasalnya, ada banyak informasi keberangkatan kereta, mulai dari kereta lokal, kereta semi cepat, kereta cepat, dan kereta bandara.
2. Kereta tepat waktu
Orang Jepang sangat menghargai waktu, maka dari itu jangan heran jika di Tokyo dan di daerah lainnya Anda akan mendapati kereta api yang benar-benar berangkat tepat waktu.
3. Mesin penjual otomatis di mana-mana
Saat berada di Tokyo, Anda tentu tidak akan kesulitan mendapatkan mesin penjual otomatis.
Mesin ini biasanya ada di sudut jalanan, tempat parkir, di luar apartemen, dan tempat-tempat lainnya.
Mesin penjual otomatis ini juga tak hanya menjual minuman, kini Anda juga bisa membeli es krim, bir, hingga ramen dari mesin tersebut.
4. Sibuknya Shibuya Scramble Crossing
Shibuya merupakan salah satu distrik tersibuk di Tokyo. Di sini terdapat banyak toko, klub, cafe, restoran, dan lain-lain.
Salah satu yang menarik adalah persimpangan penyeberangan Shibuya yang sudah sangat mendunia.
Shibuya Scramble Crossing sendiri menjadi persimpangan tersibuk di dunia yang dilewati oleh setengah juta orang per hari.
5. Mengunjungi Museum Ghibli
Pecinta animasi Jepang tentu sudah tidak asing dengan Studio Ghibli yang sudah melahirkan banyak karya terbaik.
Saat ini, Tokyo memiliki Museum Ghibli yang penuh dengan karya Miyazaki yang menakjubkan.
6. Tokyo rumah bagi hotel robot
Jepang memang dikenal dengan kemajuan teknologinya. Salah satu bukti kemajuan teknologi Jepang adalah adanya hotel di Tokyo yang mempekerjakan robot.
Hotel tersebut adalah Hotel Hen na di Tokyo Ginza yang menjadi hotel pertama dengan teknologi robot.
7. Lampu anti bunuh diri
Pada 2009 pihak berwenang di Tokyo memasang lampu biru di stasiun kereta demi mencegah upaya bunuh diri.
Dalam sebuah studi tahun 2013, adanya lampu biru ini menurunkan kasus bunuh diri sebanyak 84 persen. Lampu biru dianggap bisa merelaksasi psikologis seseorang dengan cepat.
8. Banyak restoran bertanda Michelin
Tokyo menjadi kota dengan banyak bintang Michelin di dunia. Total ada 212 restoran berbintang Michelin, di mana ada 14 restoran bintang tiga, 42 bintang dua, dan 158 bintang satu.
9. Program TV Bahasa Inggris cukup langka
Tidak banyak program TV berbahasa Inggris yang bisa Anda nikmati di hotel-hotel Tokyo.
Hal ini karena Jepang tidak terlalu banyak memasukkan program atau film berbahasa asing ke saluran TV-nya.
10. Keindahan bunga sakura di musim semi
Tokyo tak hanya dikenal memiliki pemandangan indah khas perkotaan dengan gedung pencakar langit dan berteknologi tinggi.
Namun, di sini Anda juga bisa menemukan pemandangan bunga sakura yang indah di musim semi.
Jika tertarik Anda bisa berkunjung di bulan Maret-April untuk melihat bunga sakura yang indah bermekaran.

Daya Tarik
Sumo merupakan daya tarik lainnya bagi wisatawan yang ingin ke Jepang. Jepang merupakan satu-satunya negara yang mengelola kegiatan sumo secara profesional.
Bagi penggemar baseball di dunia, tak lengkap rasanya bila melewatkan kesempatan berkunjung ke Tokyo Dome.
Stadion ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia dengan kapasitas 55 ribu dan dibangun pada 1988.
Roppongi Hill yang telah diresmikan sejak 23 April 2002, memiliki konsep yang hebat.
Gedung ini dibuat sebagai salah satu tempat untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti hidup, bekerja, bermain, hingga berbelanja tanpa harus pergi jauh dari rumah.
Semua orang pasti mengenal sosok monster yang bisa menyemburkan apinya kepada musuh bernama Godzila.
Dia merupakan satu moster yang terkenal di dunia dan berhubungan langsung dengan Jepang ketika mereka dikalahkan oleh Amerika dengan bom nuklir pada Perang Dunia II.
Shibuya Crossing merupakan tempat paling menarik di Jepang. Tata letaknya yang unik dapat dijadikan satu spot foto yang menarik ketika orang-orang menyeberang dan menghentikan kendaraan di segala sisinya. Persimpangan ini terletak di Hachiko Station.
Harajuku girls menjadi gaya yang diidolakan oleh perempuan di Amerika tahun 2004. Mode pakaian yang muncul dari Distrik Harajuku, Tokyo ini muncul era 1990-an. Mode ini berbeda dengan gaya yang telah dikenal dunia.
Istana kekaisaran dibangun pada 1868. Bagi masyarakat Jepang, Kaisar adalah tokoh yang dihormati dan istananya telah menjadi landmark Kota Tokyo.
Bagi wisatawan yang berkunjung, nuansa tradisional Jepang dan karakter khas dari bangunan ini menjadi daya tarik untuk berkunjung.
Tokyo Disneyland juga menjadi tempat hiburan yang harus dikunjungi oleh wisatawan. Apalagi mereka adalah penggemar dari karakter-karakter buatan Disney. Rata-rata setiap tahun, tempat ini mampu menarik 25 juta pengunjung.
Olimpiade Tokyo 1964 menjadi saat paling dinanti oleh pemangku kebijakan di sana. Karena dengan dibukanya pekan olahraga di musim semi tersebut, berakhir pula isolasi dunia terhadap Jepang setelah Perang Dunia II.
Pasar Ikan Tsukji merupakan satu pasar yang menjadi kebanggaan warga Tokyo. Tempat ini tercatat sebagai pasar ikan terbesar di dunia. Pasar ini mampu mengolah 2.000 ton makanan laut sehari.

Kelebihan
1. Banyak Makanan Lezat
Tokyo juga diisi oleh banyak rumah makan dengan aneka makanan lezat. Mulai dari ramen, sushi hingga udon yang lezat tersebar di sana.
Turis pun tak perlu repot dalam mencari rumah makan karena jejeran restoran mengisi pinggiran jalan.
2. Kota Fesyen
Selain Paris, tampaknya Jepang juga cocok disebut sebagai Kota Fesyen Jelas saja, berbagai pakaian terbaru hadir di sana.
Gayanya pun beragam dan menarik. Jika tidak bisa mengatur pengeluaran dengan bijak, bisa-bisa kantong Anda bolong.
3. Penduduknya Ramah dan Tertib
Penduduk Tokyo dan kota lain di Jepang sangat ramah. Meski tak mahir berbahasa Inggris, mereka semua akan dengan semangat membantu turis yang kebingungan mencari jalan dengan senyum merekah.
Selain itu, penduduk Tokyo juga sangat tertib. Ini bisa dilihat dari cara mereka mengantre. Baik di stasiun maupun pasar swalayan, semua akan mengantre ketika akan masuk atau membayar.
4. Kafe Bertema Unik
Tokyo termasuk kreatif. Terang saja, kota ini memiliki museum dan kafe dengan tema unik. Sebut saja Kafe Gundam yang ada di Akihabara.
Kafe yang berlokasi tepat di sebelah markas AKB 48 ini berisi segala macam hal seputar gundam. Patung gundam raksasa pun menjadi penyambut tamu yang datang.

Tips Saat Liburan
Berikut beberapa tips penting saat liburan ke Tokyo.
• Selalu bawa uang tunai di dompet
Jepang masih sangat bergantung pada uang tunai, jadi pastikan Anda selalu membawa uang tunai ke mana pun Anda pergi. Anda bisa menemukan ATM di hampir semua outlet 7-Eleven.
• Berhemat dengan soba
Warga lokal sangat suka mie soba karena rasanya yang enak dan harganya yang terjangkau.
Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi soba adalah di Honmura An di Roppongi.
• Jaga sampah Anda
Tempat sampah umum merupakan barang langka di Tokyo, sehingga siap-siap untuk membawa sampah Anda seharian sampai Anda menemukan tempat untuk membuangnya.
• Gunakan peta bilingual
Penduduk lokal di Tokyo umumnya bersahabat dan bersedia menunjukkan arah kepada Anda. Karena itu, peta dengan bahasa Jepang akan memudahkan mereka membantu Anda.
• Ikuti etika berjalan yang benar
Kepatuhan pada etika berjalan membuat daerah yang paling ramai di Tokyo sekalipun tetap teratur, seperti Penyeberangan Shibuya.
Seperti halnya saat berkendara, orang Jepang berjalan di sisi kiri jalanan. Saat di eskalator, Anda bisa berdiri di sisi kiri dan berjalan di sisi kanan.
• Menyewa perangkat WiFi
Area WiFi gratis di tempat umum sulit ditemukan di Tokyo, sehingga penting untuk menyewa perangkat WiFi Anda sendiri untuk tetap terhubung saat liburan. (Dari berbagai sumber)
