INTERNASIONAL

Mengenal Sejarah Nama Negeri Palestina

AsSAJIDIN.COM — Palestina adalah negara dengan berbagai macam konflik, penderitaan yang tiada henti. Negeri yang dimuliakan oleh umat Islam seluruh dunia setelah Mekah dan Madinah tersebut ini memang tengah mengalami penjajahan oleh negara Israel.

Meski selalu ditindas, perjuangan rakyat Palestina dalam melawan penjajahan Israel atas negeri mereka seolah tidak akan pernah ada akhir kisahnya.

Lantas, apa sebenarnya yang membuat bangsa Palestina begitu mati-matian membela tanah air mereka? Bagaimana sebenarnya asal-usul negara Palestina itu sendiri? Benarkah anggapan orang-orang Yahudi bahwa Palestina merupakan tanah air mereka yang dijanjikan oleh Tuhan?

Nama Palestina merujuk kepada bangsa-bangsa Iain yang datang dari pulau-pulau lautan teduh, khususnya dari pulau Krita, sebuah pulau yang ternama.

Sepertinya penduduk pulau ini tertimpa kelaparan atau situasi-situasi tertentu yang memaksa mereka menyerang kawasan-kawasan pesisir Syam dan Mesir.

Lihat Juga :  Sejarah Nuzulul Quran dan Cara Rasulullah Memperingatinya

Mereka pertama kali dihadang raja Ramses III dalam Perang Lozen yang terjadi di Mesir.

Ramses tidak menginginkan mereka berdomisili di Mesir. Setelah melalui serangkaian tarik-ulur, akhinya disepakati mereka harus angkat kaki menuju Palestina.

Raja Ramses memerintahkan mereka menempati kawasan selatan Palestina di kawasaan-kawasan yang disebut Palast.

Buku-buku sejarah dan kitab-kitab suci menyebut nama kawasan ini.

Karena itulah penduduk kawasan ini dinisbatkan kepada Palast.

Mereka disebut orang-orang Palast. Dari sinilah nama Palestina berasal, karena dulunya dikenal dengan nama Palast.

Seiring perjalanan waktu, nama ini berubah menjadi Palestina.

Bangsa-bangsa ini kemudian bertetangga dengan orang-orang Kan’an dan Yabisi, penduduk asli kawasan setempat.

Lihat Juga :  Jalan-jalan ke Jepang (3) : Kisah Inspiratif  Imam di Masjid Asakusa, Tokyo

Karena itulah, nasab dan bahasa mereka membaur dan melebur bersama bangsa asli yang lebih banyak jumlahnya dan lebih maju di bidang peradaban.

Seiring perjalanan waktu, akhirnya orang-orang Yebus melebur bersama orang-orang Kan’an, lalu setelah itu jejak mereka hilang dalam sejarah.

Berdasarkan pemaparan sejarah di atas, tampak jelas bahwa Yahudi atau kaum-kaum Yahudi sama sekali tidak ada pada fase pertama ini.

Lantas, di manakah mereka berada pada fase sejarah ini? Dan bagaimana kisah mereka memasuki tanah Palestina?

Semua peninggalan sejarah, buku-buku sejarah, kitab-kitab suci dan buku-buku Barat menunjukkan bahwa penduduk asli Palestina adalah orang-orang Kan’an dan Yebus.

Lantas, mana hak Yahudi di tanah Palestina? [*/sumber:islampos.com]

Back to top button