Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

DUNIA ISLAM

Zuhairi Misrawi Pimpin Napak Tilas Ulama Zaitunah Bersama Mahasiswa Indonesia

ASSAJIDIN COM — Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi melakukan napak tilas jejak keulamaan Tunisia di Masjid Zaitunah bersama para mahasiswa Indonesia di Tunisia (21/7). Kegiatan tersebut dalam rangka Konferensi Cabang PCI NU Tunisia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi mengenalkan ulama-ulama Tunisia yang lahir dari Masjid Zaitunah.

“Masjid Zaitunah ini menjadi tonggak sejarah dan mata air keulamaan Tunisia. Sebab itu, setiap kader NU Tunisia harus mengenal dan mengambil inspirasi dari para ulama Tunisia, seperti Ali ibnu Ziyad, Imam Sahnun, Ibnu ‘Arafah, Abul Hasan al-Syadzili, Ibnu Khaldun, Khadhr Husein, Thahir bin ‘Asyur, Fadhil bin ‘Asyur, dan lain-lain.

Lihat Juga :  Masjid Al Khaif di Mina, Tempat Shalat 70 Nabi

Masjid Zaitunah ini dibangun pada 698 M. Dalam khazanah sejarah Tunisia, dari masjid ini lahir para ulama unggulan yang pemikirannya bisa mewarnai dunia dan menjadi inspirasi dalam membangun peradaban”, ujar Dubes RI yang juga dikenal sebagai Cendekiawan Nahdlatul Ulama.

 

Penempaan

Dubes Zuhairi menambahkan menjadi ulama dan cendekiawan membutuhkan proses penempaan dan pembelajaran yang mendalam dan konsisten.

“Menjadi ulama dan cendekiawan membutuhkan penempaan dan pembelajaran yang serius. Dari Masjid Zaitunah ini kita perlu belajar, bahwa kesungguhan dan ketekunan merupakan kunci dalam berproses menjadi ulama dan cendekiawan.

Lihat Juga :  Terima Audiensi PPDM Muba, Bupati H Sandi Fahlepi : Bakal Kita Support Hingga Bantu Sukseskan Kegiatannya

Jika dari Masjid Zaitunah ini mampu lahir para ulama yamg mampu mewarnai dunia, maka harapannya kader NU yang sedang belajar di Universitas Zaitunah dapat menjadi ulama dan cendekiawan di masa mendatang, sehingga menjadi cahaya yang dapat mencerahkan Indonesia dan dunia”, jelasnya.

Di dalam Masjid Zaitunah, Dubes Zuhairi Misrawi dan para kader NU berjumpa dengan Syaikh Hisyam bin Mahmud, Mufti Tunisia dan Imam Besar Masjid Zaitunah, sembari memohon doa agar para kader muda NU Tunisia dapat menjadi ulama dan cendekiawan yang membawa maslahah bagi Indonesia dan dunia.

 

Sumber : KBRI Tunis/FB

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button