KALAM

Nasihat Pernikahan dari Orang Tua 

ASSAJIDIN.COM — Wahai pengantin baru ….

Kalian saat ini telah memasuki dunia baru, dunia rumah tangga. Bersiap menyandang status kepala dan ibu rumah tangga.

Jadikanlah nasihat orang tua kalian sebagai bekal berharga agar selamat meniti bahtera rumah tangga.

Walau bagaimana pun, mereka lah yang telah membesarkanmu, mendidik dan membimbingmu sampai ke jenjang pernikahan.

Kini kalian telah dilepas. Hidup tidak sendiri lagi. Sudah berdua sampai akhirnya lahirlah anak-anak kalian.

Khusus kepada pengantin wanita,  camkanlah beberapa nasihat dari para orang tua berikut ini yang dikutip dari Orami.co.id.

Semoga ada manfaatnya …

– Wahai putriku, ketahuilah bahwa kebahagiaanmu sangat berhubungan dengan kebahagiaan suamimu. Karena itu, hendaklah kamu waspada terhadap konflik pertama yang sangat mungkin terjadi dengan suamimu. Dan konflik tersebut sangat berpotensi untuk berlanjut hingga tiada pernah berakhir.

Lihat Juga :  Kapan Istri Boleh Minta Cerai?

– Patuhilah suamimu semampumu. Hindarilah pembicaraan-pembicaraan yang mengolok-olok dan mengejek, serta perbincangan-perbincangan yang tidak layak didengarkan.

– Hendaklah kamu takut dan menghindarkan diri dari kecemburuan karena cemburu merupakan pintu gerbang menuju perceraian.

– Hendaklah kamu takut dan menghindarkan dari banyak mencela karena celaan itu berpotensi melahirkan kemarahan.

– Banyak hal kecil yang lebih baik daripada beberapa hal besar. Hal kecil yang manis seperti perhatian kecil yang sering dilakukan lebih baik daripada kado besar di hari anniversary.

– Belajarlah untuk mencintai ketidaksempurnaan pasangan. Para pengantin dapat memilih untuk terus berusaha mencapai kesempurnaan yang tidak akan pernah tercapai, atau menerima bahwa setiap orang memiliki keunikannya masing-masing.

Lihat Juga :  Massa Marah, Bakar Foto Presiden AS Donald Trump

– Memaafkan kesalahan. Ini adalah yang paling sulit, tetapi menjadi hal yang paling penting. Menurunkan ego dan saling memahami membutuhkan waktu untuk tumbuh, tapi pasangan suami istri memilki banyak waktu untuk berproses bersama.

– Kemandirian dan rasa hormat. Penting bagi pasangan untuk saling menghormati dan saling memberi ruang untuk tumbuh dan berkembang sebagai individu.

Tentu saja sangat menyenangkan untuk melakukan hal-hal bersama juga. Itu pun akan membuat waktu menjadi lebih manis ketika pasangan memiliki waktu untuk menjadi dirinya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button