MOZAIK ISLAM

Makna Hijrah Masa Kini

Momentum tahun Baru Islam 1446 H

OLEH: ALBAR SANTOSA

ASSAJIDIN.COM –Untuk menjadi catatan penting, bahwa peristiwa hijrah yang dilakukan Rasulullah Saw tersebut tidak terjadi pada tanggal 1 Muharram atau juga pada bulan Muharram, melainkan pada tanggal 2 Rabiul awwal.

Rasulullah Saw ketika berhijrah bersama Abu Bakar Ash Shiddiq Ra.

Keduanya meninggalkan Mekkah pada secara diam diam, mengingat kaum Quraisy telah menyiapkan para pemuda pilihan mereka untuk membunuh Rasulullah Saw.

Perjalanan yang amat berat harus ditempuh Rasulullah Saw dan Abu Bakar hingga akhirnya tiba dengan selamat di daerah Quba, daerah dekat Yatsrib pada hari Senin tanggal 12 Rabiul awwal.

Tidak begitu lama kemudian Rasulullah Saw dengan iringan para sahabat memasuki kota Yatsrib yang kemudian berubah nama menjadi Madinatul Munawaroh yang berarti kita Nabi yang bercahaya.

Hijrah yang dilakukan Rasulullah Saw dan para sahabat sungguh merupakan perjuangan yang sangat berat demi menyelamatkan iman dan Islam dengan mengorbankan segala harta benda yang mereka miliki, meninggalkan tanah kelahiran, bahkan mempertaruhkan nyawa, mengingat dalam perjalanan itu mereka terus saja dikejar kejar orang Quraisy yang ingin menangkap dan membunuh.

Maka, pahala yang agung yang pantas untuk mereka yang berhijrah, seperti yang difirmankan Nya. QS. An-nisa:100 yang artinya dalam bahasa Indonesia ” Barangsiapa yang berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak.

Barangsiapa yang keluar dari rumah nya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-nya, kemudian kematian menimpanya ( sebelum di tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahala nya di sisi Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang “.

Namun demikian, dalam sebuah kesempatan, Rasulullah Saw juga mengingatkan melalui sabdanya yang artinya ” Semua perbuatan tergantung niatnya, dan ( balasan) bagi tiap tiap orang ( tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niatnya hijrahnya karena Allah dan Rasul-nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-nya.

Lihat Juga :  Rezeki yang Terbaik

Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin dicapai nya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya ada kepada apa yang dia niatkan ( HR. Bukhari).

Hikmah apa yang dapat kita petik dari kisah Hijriah Rasulullah Saw beserta sahabat tersebut;
Pertama, ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan dan ujian yang diberikan Allah SWT.

Sikap sabar dan tabah tersebut terbit dari keyakinan kuat di dalam hati mereka, bahwa Islam telah ditanamkan Rasulullah Saw itu tidak bisa digantikan dengan apapun juga di dunia ini.

Demi keyakinan dan kebenaran Islam tersebut, beberapa sahabat yang mendapat siksaan, seperti Bilal bin Rabah dan Khabbab bin Arats, tetap sabar dan tabah dalam menghadapi siksaan amat keji yang mereka hadapi.

Mereka lebih memilih mati dibandingkan harus kehilangan keyakinan dan kebenaran Islam.
Kedua, ketaatan mereka pada perini Allah SWT dan Rasulullah.

Ketika Allah SWT dan Rasulullah memerintah, mereka dengar dan taat tanpa menunjukkan bantahan, apalagi pembangkangan.

QS. al- Baqarah: 285 yang artinya
” Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepada nya dari Tuhannya, demikian pula orang orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat malaikat Nya, kitab kitab Nya dan Rasul Rasulnya ( mereka mengatakan)” Kami tidak membeda bedakan antara seseorang pun ( dengan yang lain) dari rasul-rasul Nya “.

Dan mereka mengatakan Kami dengar kami taat” ( mereka berdoa). Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.

Sedangkan makna dari peristiwa Hijrah tersebut yang dapat kita terapkan dalam kehidupan masa sekarang ini dengan memasuki masa yang serba modern, ini yaitu;

1, memaknainya sebagai Hijrah Insaniyah.
Makanya, dengan kemunculan Islam, maka terjadi perubahan kerangka berpikir pada masyarakat Arab ketika itu setelah Rasulullah Saw berdakwah dengan menjadikan masalah yang berhubungan dengan kemanusiaan selaku materi dakwah utama nya. Bahwa semua manusia memiliki derajat yang sama.

Lihat Juga :  Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H pada Senin 11 Maret 2024

Harta kekayaan, pangkat, dan kekuasaan bukan menjadi menyebabkan seseorang memiliki kemuliaan dibandingkan manusia lain nya. Kemuliaan atas manusia lainnya ditentukan oleh ketaqwaan nya.
QS.al-Hujurat: 13 artinya
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dengan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa bangsa dan bersuku suku supaya kamu saling kenal mengenal.

Sesungguhnya orang orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

2, memaknai nya sebagai Hijrah Tsaqafiyyah.

Makna terjadinya perubahan kebudayaan, dari budaya jahiliah menuju budaya madaniyah. Melalui akhlak yang terpuji. Rasulullah Saw langsung menunjukkan kepada kaum Quraisy yang masih kuat adat tradisi mereka yang gelap.

Rasulullah Saw menunjukkan akhlak Islaminya ketika bergaul dan berhubungan dengan mereka sehari-hari. Sikap beliau yang menghargai, menghormati dan bergaul dengan mengedepankan kesopanan serta keramahan merupakan keteladanan bagiku kita dalam berhijrah kebudayaan.

Sehubungan dengan itu Rasulullah Saw telah bersabda yang artinya.
Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan kesahihan akhlak ( HR. Baihaqi).

3, memaknai sebagai Hijrah Islamiyyah.
Maknanya, perubahan dan peralihan kepasrahan total kepada Allah SWT. Hijrah dari menyandarkan kehidupan pada berbagai hal selain Allah menuju kepada Nya selaku satu satunya sandaran.
Demikian beberapa makna atau teladan bagi kita untuk menempati alam dunia menuju alam akhirat yang kekal selamanya.
Dengan momen hijrah kita di tahun 1446 H. Kita dapat mengambil pelajaran. Bukan hanya sekedar perayaan dan memperingati dengan tradisi tradisi bagi sekelompok orang menjadikan nya sebuah momen suatu bentuk tradisi belaka. Kalau hanya itu tidak ada manfaatnya sama sekali.
Wallahu a’lam. Allah Yang Maha Mengetahui. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button