Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

TAFSIR & HADIST

Buah-buahan Sebagai Rezeki

الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ فِرَاشًا وَّالسَّمَاۤءَ بِنَاۤءً ۖوَّاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۚ فَلَا تَجْعَلُوْا لِلّٰهِ اَنْدَادًا وَّاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Terjemahan :

“(Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.”(QS Sl-Baqarah 22)

 

ASSAJIDIN.COM — Mari kita simak uraian tafsirnya sebagaimana dikutip dari Tafsirweb com:

– Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

22. فِرَاشًا (hamparan)

yakni sebagai pijakan agar kalian dapat menetap diatasnya

وَّالسَّمَاۤءَ بِنَاۤءً ۖ (dan langit sebagai atap)

Yakni seperti kubah atau atap rumah yang kalian huni.

فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۚ (lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu)

Yakni dengan hujan itu Dia mengeluarkan berbagai jenis buah-buahan dan tanaman agar dapat kalian nikmati sampai batas waktu tertentu.

فَلَا تَجْعَلُوْا لِلّٰهِ اَنْدَادًا( karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah)

Yakni jangan kalian menjadikan sekutu-sekutu yang kalian sembah sebagaimana kalian beribadah kepada-Ku.

وَّاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ (padahal kamu mengetahui) yakni mengetahui bahwa sekutu-sekutu itu tidak menciptakan kalian, tidak menjadikan bumi itu hamparan, tidak menjadikan langit sebagai atap, tidak menumbuhkan tanaman.

– Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

Allah SWT adalah Dzat yang menciptakan bagimu bumi yang membentang agar kamu dapat tetap berdiri di atasnya dan hidup di dalamnya; dan menciptakan langit sebagai bangunan dan tatanan yang sempurna layaknya kubah dan atap, sehingga tidak jatuh (menimpa) bumi, melainkan menurunkan air dari awan yang dapat menumbuhkan buah-buahan dan berbagai jenis tumbuhan agar kamu dapat menikmati dan memakannya.

Maka janganlah kalian menyekutukan Allah dengan menyembah selain-Nya layaknya menyembah-Nya, sedangkan kalian mengetahui bahwa sekutu itu tidak bisa menciptakan kalian dan tidak memberi kalian rezeki. Sesungguhnya Allah adalah Dzat yang Maha Pencipta dan Maha Pemberi Rejeki.

– Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Lihat Juga :  Berdagang

(Dialah) Dzat yang menjadikan bagi kalian bumi sebagai hamparan} sebagai permadani yang dibentangkan {dan langit sebagai atap} sebagai atap yang diangkat di atas bumi {dan menurunkan air dari langit} hujan {lalu Dia menumbuhkan dengan air itu buah-buahan sebagai rezeki bagi kalian. Maka janganlah kalian mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah} sekutu-sekutu dalam peribadatan {padahal kalian mengetahuinya

– Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI 

Sesungguhnya Dialah yang dengan kekuasaan-Nya menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu sehingga layak dan nyaman untuk dihuni, dan menjadikan di atas kamu langit dan benda-benda yang ada padanya sebagai atap, atau sebagai bangunan yang cermat, indah, dan kukuh.

Dan Dialah yang menurunkan sebagian dari air, yaitu air hujan, dari langit yang menjadi sumber kehidupan. Lalu dia hasilkan dengan air itu sebagian dari buah-buahan sebagai rezeki untukmu.

Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah yang telah menciptakan sedemikian rupa dan telah memberimu rezeki, padahal kamu dengan fitrah kesucian yang ada dalam diri mengetahui bahwa Allah tidak ada yang menyerupai-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan tidak ada yang memberi rezeki selain-Nya, maka janganlah kamu menyimpang dari fitrah itu.

Dan jika kamu tetap meragukan kebenaran Al-Quran yang telah kami nyatakan tidak ada keraguan di dalamnya, yang kami turunkan secara berangsur-angsur kepada hamba kami nabi Muhammad, maka sebenarnya ada bukti nyata di antara kamu yang dapat menjelaskan kebenarannya, yaitu: buatlah satu surah yang semisal dengannya, baik dari segi sastra, kandungan hukum, nilai-nilai moral, maupun petunjuk lainnya yang ada dalam Al-Quran; dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah untuk membantumu dalam menyusun yang serupa, kamu tidak akan mampu melakukan itu.

Ini semua hendak-Nya kamu lakukan jika kamu menganggap dirimu sebagai orang-orang yang benar pernyataannya bahwa Al-Quran hanyalah karya buatan nabi Muhammad.

 

Berkah dan Keberuntungan 

Dalam Islam, mengutip Timenews.id, terdapat beberapa tanaman dan buah yang diyakini membawa keberuntungan dan keberkahan bagi pemiliknya.

Tanaman-tanaman ini bukan hanya memiliki estetika dan manfaat praktis, tetapi juga dikaitkan dengan nilai-nilai religius dan spiritual.

Dilansir dari channel YouTube Amirul Mukminin, 14 Maret 2024, setiap ciptaan Allah memiliki makna hidupnya masing-masing yang tercantum dalam Al-Quran sebagai pedoman hidup umat Muslim.

Lihat Juga :  Adab Bertetangga

Penelitian modern mengkonfirmasi bahwa tanaman-tanaman yang disebutkan dalam Al-Quran memang kaya akan manfaat.

1. Buah Tin dan Buah Zaitun

Surat at-Tin ayat 1 menyebutkan tentang Buah Tin dan Buah Zaitun sebagai tanaman pembawa kekayaan dalam Islam. Buah Tin, juga dikenal sebagai “buatin” dalam bahasa Latin, memiliki popularitas tinggi karena manfaatnya bagi kesehatan dan nilai jual yang tinggi.

Begitu pula dengan Buah Zaitun yang telah terbukti memiliki banyak manfaat, termasuk dalam mencegah kanker dan penuaan dini.

2. Kurma

Buah Kurma memiliki sejarah panjang dalam Islam dan terkenal sebagai makanan di bulan Ramadhan. Meskipun banyak dibudidayakan di Timur Tengah, jenis kurma juga diekspor ke Indonesia.

3. Anggur

Buah Anggur yang disukai oleh Rasulullah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti menyehatkan jantung, menjaga kesehatan mata, dan mengurangi risiko kanker.

Jenis dan varietas Buah Anggur pun beragam, dengan beberapa di antaranya memiliki harga jual yang tinggi.

4. Pisang

Buah pisang, baik dimakan langsung maupun sebagai olahan, memiliki peminat yang tinggi. Selain buahnya, jantung pisang dan daunnya juga memiliki nilai jual.

Pisang dianggap sebagai tanaman pembawa hoki dan sumber energi yang hampir sempurna karena kandungan nutrisinya yang lengkap.

5. Delima

Buah Delima juga termasuk tanaman pembawa berkah yang disebutkan dalam Al-Quran. Manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan tubuh membuatnya diminati di pasaran dengan harga yang bervariasi.

6. Bawang Merah dan Bawang Putih

Kedua bumbu dapur ini menjadi bumbu wajib dalam masakan tertentu. Permintaan akan bawang tidak pernah surut, menjadikannya bisnis yang stabi

7. Daun Bidara dan Kacang Adas

Daun Bidara, disebutkan dalam surat al-Waqiah ayat 28, memiliki banyak manfaat sebagai obat herbal. Begitu pula dengan Kacang Adas, yang memberikan banyak manfaat untuk kesehatan.

Tanaman dan buah-buahan yang disebutkan dalam Al-Quran tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memberikan kekayaan materi bagi umat Muslim.

Budidaya dan perdagangan tanaman ini menjadi sumber rezeki yang berkelanjutan bagi banyak orang.

Namun, perlu diingat bahwa keyakinan terhadap tanaman dan buah pembawa keberuntungan ini tidak boleh bercampur dengan kesyirikan.

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button