Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

MOZAIK ISLAM

Surat Al Baqarah Ayat 257 yang Menggugah RA Kartini Hingga Menulis Habis Gelap Terbitlah Terang

AsSAJIDIN.COM — Cerita ini mungkin belum banyak yang tahu. Ya, ternyata RA Kartini, pahlawan nasional Indonesia pelopor emansipasi wanita, ternyata begitu cinta dengan Alquran.

Dikutip dari tribunsumsel.com,

RA Kartini begitu antusias membaca Alquran, setelah KH Soleh Darat menerjemahkan Alquran –yang berbahasa Arab –ke dalam bahasa Jawa, bahasa yang RA Kartini bisa mengerti dan pahami.

KH Soleh Darat membukukan Kitab tafsir Alquran Faidhur Rahman. Pada sampul buku ini, dia menggunakan nama Abu Ibrahim untuk mengenang anaknya (Ibrahim) yang telah wafat.

Kitab tersebut merupakan teks terjemahan pertama Alquran dalam bahasa Jawa. Isinya meliputi surah al-Fatihah hingga surah Ibrahim.
KH Soleh Darat tidak sempat menuntaskan terjemahan hingga 30 juz, karena Beliau lebih dahulu wafat.

Sejak membaca karya KH Saleh Darat tersebut, pandangan Kartini mulai islami. Dalam arti, dia mulai meninggalkan kecenderungan liberal, yang tidak lain arahan para mentornya dari Belanda.

 

Salah satu ayat Alquran yang menggugah RA Kartini adalah Surat Al Baqarah ayat 257, yang menginspirasi dirinya memiliki motto Habis Gelap Terbitlah Terang.

Lihat Juga :  Simak Surat dan Ayat Alquran ini, Tentang Peringatan Bagi Pejabat dan Keluarganya yang Suka Flexing

Ucapannya yang terkenal, “Dari gelap terbitlah terang”, merupakan pemahaman Kartini akan ayat ke-257 Surah al-Baqarah.

Minazzulumati ilannur yang artinya “Orang-orang beriman dibimbing Allah dari kegelapan menuju cahaya.” Kartini sangat tersentuh akan kalimat dari firman Allah itu.

Berikut adalah tulisan Arab, latin Arab dan terjemahan dari Surat Al Baqarah ayat 257:

Surat Al-Baqarah Ayat 257

ٱللَّهُ وَلِىُّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يُخْرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَوْلِيَآؤُهُمُ ٱلطَّٰغُوتُ يُخْرِجُونَهُم مِّنَ ٱلنُّورِ إِلَى ٱلظُّلُمَٰتِ ۗ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

Arab-Latin:
Allāhu waliyyullażīna āmanụ yukhrijuhum minaẓ-ẓulumāti ilan-nụr, wallażīna kafarū auliyā`uhumuṭ-ṭāgụtu yukhrijụnahum minan-nụri ilaẓ-ẓulumāt, ulā`ika aṣ-ḥābun-nār, hum fīhā khālidụn

Artinya:
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman).
Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Lihat Juga :  Teladan Nabi: Doa Saat Memeluk Anak yang Diajarkan Rasulullah

Allah senantiasa melindungi orang-orang mukmin dengan pertolongan, taufik dan penjagaanNya, Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan-kegelapan kekafiran menuju cahaya keimanan. Sedang orang-orang yang kafir, para penolong dan para pelindung mereka adalah tandingan-tandingan Allah dan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah, yang mengeluarkan mereka dari cahaya keimanan menuju kegelapan kegelapan kekafiran. Mereka itu adalah para penghuni neraka yang akan terus berada di sana. Di dalamnya, mereka akan tinggal secara abadi, tidak akan pernah keluar darinya.

📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta’dzhim al-Qur’an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur’an Univ Islam Madinah

257. Allah adalah penolong orang-orang yang beriman kepada-Nya dan rasul-Nya, mengeluarkan mereka dari kesesatan menuju petunjuk. Sedangkan orang-orang yang mendustakan Allah dan rasul-Nya akan dikuasai oleh setan, sehingga dapat mengeluarkan mereka dari cahaya iman menuju kegelapan kekafiran; mereka adalah orang-orang yang jauh dari rahmat Allah dan akan menjadi penghuni neraka selama-lamanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button