PENDIDIKAN

Guruku Sayang Guruku Malang, Islam Mengajarkan Muliakan Guru

AsSAJIDIN.COM — Ratusan Kepala Sekolah SD hingga SMA di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) menggeruduk kantor Kejari Lubuklinggau, minggu ke tiga Oktober 2023 lalu.

Mereka melaporkan nasib mereka yang kerap  menjadi sapi perah LSM yang selalu mengancam Kepala Sekolah terkait Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dikutip dari tribunsumsel.com, kedatangan para guru ke kejaksaan juga menuntut agar pihak penyidik kejaksaan tidak langsung menanggapi setiap laporan para oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Ketua MKKS SMA Kota Lubuklinggau, Agus Tunizar bercerita ia pernah menjadi korban oknum LSM URC dan saat ini sudah diputus pidananya.

“Di SMA, SMP dan SD hampir setiap hari (LSM) datang ke sekolah, banyak kawan – kawan jadi korban, SMAN 5 SMAN 1, SMAN 2, bawa kertas selembar modusnya laporan, bukan Rp1-2 juta tapi diminta Rp15 juta,” ungkap Agus saat menyampaikan keluhan pada Kejari Lubuklinggau.

Agus mengatakan, apabila permintaan para oknum ini tidak ditindaklanjuti mereka mengancam akan melapor ke Kejaksaan.

Parahnya laporannya pun malah ditindaklanjuti pihak Kejaksaan dengan mendatangi sekolah dan memanggil kepala sekolah.

“Kepseknya diperiksa sampai malam, teman saya di Megang Sakti, SMA di Musi Rawas juga sama, ada apa pola-pola seperti ini pak, jadi hukum ini tajam ke atas tumpul ke bawah,” ujarnya.

Agus mengungkapkan hampir setiap hari Kepsek di Lubuklinggau di takuti dengan gaya preman, kalau pola-polanya seperti ini bisa hancur dunia pendidikan pak.

“Kalau memang salah silahkan proses, saya kasihan dengan kawan-kawan guru ini,” ungkapnya.

Terkait keluhan ini, Kajari Lubuklinggau, Riyadi Bayu Kristianto yang menerima para guru menyampaikan bila tidak ada niat merampok uang negara hanya kesalahan administrasi dipastikan  tidak ada pidananya.

 

“Karena apabila ada temuan oleh aparat pengawas intern dan pemerintah (APIP) silahkan kembalikan karena ada waktu 60 hari untuk mengembalikan kerugian negaranya,” katanya.

Bayu menyampaikan setiap ajuan laporan selalu ditelaah lebih dulu, Bayu mengaku tidak pernah memerintah langsung setiap laporan didisposisi  untuk langsung ditindaklanjuti dan telaah sesuai hukum yang berlaku.

“Nanti kalau memang hanya salah administrasi bisa langsung diselesaikan pada tahap klarifikasi itu saja, kalau menjamin kami tidak bisa, karena ada aturannya,” ungkapnya.

Lihat Juga :  Kunyit Putih, Rempah Sejuta Khasiat? Berikut Manfaatnya Bagi Kesehatan

 

 

Guruku Sayang Guruku Malang

 

Persoalan guru bukan itu saja. Saat ini gurupun sering dikriminalisasi lantaran menghukum anak murid yang melakukan kesalahan.

Beberapa kali terjadi kasus orangtua  melapor ke polisi karena tak terima anak dihukum oleh guru.

Umumnya orangtua yang melapor akibat hukuman guru yang mengarah kepada fisik siswa.

Beberapa kasus ada yang berakhir damai tapi ada juga yang berlanjut ke meja hijau.

Kasus seperti ini terjadi beberapa kali di Indonesia termasuk di Sumsel.

Di Bengkulu, seorang guru bernama Zaharman menderita buta permanen di salah satu matanya, akibat diketapel AJ (45) akibat oknum orangtua. AJ tak terima anaknya dihukum akibat ketahuan merokok di sekolah.

AJ kini masih menjalani sidang dan terancam hukuman 16 tahun penjara.

 

Ada juga kasus seorang guru ngaji di Banyuasin meninggal akibat dianiaya tiga kakak beradik yang dendam dengan sang guru.

Polisi baru berhasil menangkap ketiga pelaku setelah burun selama 1,5 tahun.

Para tersangka yakni Egi (20), Heru (29), dan  Yudi (26) warga Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

“Motifnya dendam karena tersangka Egi merasa hilang handphone lalu bertanya dengan korban. Lalu pelaku dengan korban terlibat cek-cok, keduanya dipisah. Tersangka saat itu dalam pengaruh alkohol, ” ujar Anwar, Selasa (24/10/2023).

 

 

Kedudukan Guru dalam Islam

 

Islam memberi penghargaan yang tinggi terhadap guru. Begitu tingginya penghargaan

itu sehingga menempatkan kedudukan guru setingkat dibawah Nabi dan Rasul.

Dalam beberapa riwayat hadits mereka mendapat julukan warâtsatu al-anbiyâ (pewaris para nabi), dan diibaratkan keunggulan mereka dibandingkan dengan yang lain, seperti bulan purnama di

tengah-tengah bintang.

 

Guru yang seperti apa yang mewarisi nabi? Yaitu guru yang berakhlak mulia, mempedomani  Alquran dan hadits yang merupakan warisan nabi kita Muhammad SAW.

 

 

Sebenarnya tingginya kedudukan guru dalam Islam merupakan realisasi ajaran Islam itu sendiri. Islam memuliakan pengetahuan, pengetahuan itu didapat dari belajar dan mengajar. Tak terbayangkan terjadinya perkembangan pengetahuan tanpa adanya orang yang belajar dan mengajar, tidak terbayangkan adanya belajar dan mengajar tanpa adanya guru. Karena islam adalah agama, maka pandangan tentang guru, kedudukan guru, tidak terlepas dari nilai-nilai kelangitan.

Lihat Juga :  KAR Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyelewengan Angaran Dinas Pendidikan OKU Timur

 

 

Guru tidak hanya suatu profesi, namun ia merupakan representasi dari berbagai kedudukan yang sangat mulia, ia adalah pahlawan tanpa pamrih, pahlawan tanpa tanda jasa, pahlawan ilmu pengetahuan, pahlawan kebaikan, sang pembangun manusia dan peradaban serta soko guru suatu bangsa.

Seluruh gambaran di atas mencerminkan betapa agung, mulia, terhormat kedudukan seorang guru.

 

Yuk Doakan Guru Kita

 

Menghormati guru sekaligus mendoakan guru sudah menjadi keharusan bagi seorang murid karena mereka telah berjasa. Amalkan doa untuk guru berikut ini, yuk!

 

Guru adalah sosok yang sangat berjasa di dalam hidup kita, sebab merekalah yang telah mengajarkan kita banyak ilmu bermanfaat.

 

Bahkan, sosok guru sampai dijuluki “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” karena mereka mengajari para siswanya berbagai hal dan rela berkorban tanpa mengharap timbal balik apa pun.

Doa untuk Guru yang Telah Berjasa

Doa Meminta Ampunan untuk Guru

 

َللَّهُمَّ اغْفِرْ لِمَشَايِخِنَا وَلِمَنْ عَلَّمَنَا وَارْحَمْهُمْ، وَأَكْرِمْهُمْ بِرِضْوَانِكَ الْعَظِيْمِ، فِي مَقْعَد الصِّدْقِ عِنْدَكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

 

Allahummaghfir li masyayikhina wa liman ‘allamana warhamhum wa akrimhum bi ridlwanikal ‘adzim fi maq’adis shidqi ‘indaka ya arhamar rohimin

 

Artinya: “Ya Allah, ampunilah guru-guru kami dan orang yang telah mengajar kami. Sayangilah mereka, muliakanlah mereka dengan keridhaan-Mu yang agung, di tempat yang disenangi di sisi-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang.”

 

  1. Doa untuk Guru

اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَيْبَ مُعَلِّمِي عَنِّي وَلَا تُذْهِبْ بَرَكَةَ عِلْمِهِ مِنِّي

Allâhumma-stur ‘aiba mu‘allimî ‘annî walâ tadzhab barakata ‘ilmihi minnî

Artinya: “Ya Allah, tutupilah aib guruku dariku, dan jangan Engkau hilangkan berkah ilmunya dariku.”

Sayangilah guru kita, karena guru adalah orangtua kita saat berada di sekolah dan mengajari kita ilmu. Selamat Hari guru 25 November 2023.(novi amanah/berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button