ALFURQON SCHOOL

Gubernur Sumsel : Terapkan 3 Unsur, SIT Al Furqon Lembaga Pendidikan yang Melekat di Hati

Resmikan Masjid di SMAIT Al-Furqon Palembang dan Milad ke-20 SIT Al-Furqon Palembang

AsSAJIDIN.COM  — Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru Meresmikan Masjid yang berada di SMA Islam Terpadu Al Furqon sekaligus Milad Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Furqon Palembang Ke 20 Tahun, Jumat (18/8/23) di Aula SMAIT Al Furqon.

Dengan mengucapkan Bismillah, Tak lupa ia juga membaca Al Fatihah sebelum menandatangani batu peresmian Masjid SMAIT AlFurqon. Di dampingi oleh Ketua Yayasan Al Furqon, H. Dzuliar Rasyid beserta istri dan Direktur SIT Al Furqon Palembang, H. Emil Rosmali.

Dalam kata sambutannya, diawali dengan satu ayat Al Quran surah Ibrahim ayat 7 tentang “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”

Dirinya hadir untuk saling mengingatkan untuk senantiasa bersyukur dengan apa yang di gapai, sama halnya seperti gapaian SIT al Furqon yang telah berada di titik 20 tahun ini.

“saya hadir disini bukan sebagai Gubernur namun sebagai keluarga dari H. Djuliar Rasyid, sebagai junior dan anaknya saya ucapkan selamat atas 20 tahun SIT al Furqon berdiri dengan di nahkodai para pimpinan dan pegawai yang hebat,”katanya saat beri sambutan.

Lihat Juga :  Benarkah Kemiskinan Mendekatkan kepada Kekufuran?

Tidaklah gampang sampai di titik ini, menurutnya ada tarik menarik antara tiga atah yaitu Orang tua, Siswa dan Kurikulum yang diajarkan oleh lembaga sekolah. Ketiga arah ini di kolaborasi agar tumbuhnya pendidikan dan kepercayaan atas orangtua, siswa untuk menempuh pendidikan di Al Furqon.

Sistem pembelajaran Al Furqon sendiri ber-aromakan islam dan tetap mengikuti arah kemodernan pendidikan.

“Banyak contoh lembaga pendidikan yang bertahun tahun, sekolah lembaga harus menjaga konsistensi yang beraromakan islam. bagaimana menjaga martabat dan marwah di dalam ketiga hnsur tadi, meskipun tidak menepis di negara pancasila ini dengan adanya hubungan manusia dan ukhuwah,”katanya.

Ia percaya, Ketua Yayasan, H Djuliar Rasyid selama 20 tahun ini sudah menanamkan dengan baik yang terjadi di sekolah ini. Kedepannya, lembaga pendidikan ini tidak hanya mendidik antar sumsel saja, namun bisa jadiantar provinsi bahkan Negara.

Ia menceritakan ada suatu kasus lembaga pendidikan yang sempat viral di karenakan adanya aroma politik yang sangat tinggi.

“kita tau di tempat itu, bahkan laundry santri wati yang lengkap dengan peralatan dan kecanggihannya tetapi menjadi kecaman yang hanya karena pimpinannya ‘nyeleneh’ bahkan sudah di peringati oleh Negara tetangga dengan penarikan kembali santri wati di lembaga tersebut karena ada aroma politiknya tinggi sekali,”ceritanya

Lihat Juga :  Islam Rahmatan Lil ‘Aa Lamiin, Pengalaman di Malaysia

Ia mengingatkan, SIT Al Furqon harus tetap konsisten di tengah banyaknya lembaga pendidikan islam. Sebagai pemimpin di daerah ini, dirinya merasakan Kontribusi yang luar biasa dari Al Furqon dalam mencerdaskan masyarakat selama 20 tahun lamanya.

“Balik lagi ketiga unsur tadi,saya (orangtua) dan anak juga cucu percaya menitipkan untuk di berikan ilmu keislaman dan pengetahuan agar mencerdaskan di lembaga Al Furqon ini, saya rasakan keistiqomaan yang beraroma islam dan Al Furqon jangan sampai terseret di berbau politik dan radikal,”katanya dalam sambutan.

Ia menambahkan, bukan hanya modal dan managemen yang baik, tetapi kepercayaan orangtua, siswa terhadap lembaga al furqon yang masih berdiri sampai sekarang

“Saya ucapkan terimakasih dan selamat ulang tahun kepada Al Furqon untuk semua pimpinan, pegawai dan pengajar. Al Furqon merupakan lembaga pendidikan yang melekat di hati. semoga al furqon makin di percaya, dengan memohon ridho Allah bismillah kita resmikan masjid SMAIT,”ucapnya. (tri jumartini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button