Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Gelar Haji Ternyata Buatan Belanda, Hanya Ada di Indonesia

 

AsSAJIDIN.COM –Berbondong-bondong umat muslim yang sudah menunaikan ibadah haji pulang ke Tanah Air, tidak jarang mereka yang pulang langsung diberi gelar.

Gelar itu untuk seorang pria disebut dengan haji, sedangkan untuk wanita disebut hajjah, gelar ini sangat umum berlaku di Indonesia.

Habib Jafar dalam bincangnya di YouTube Taulany TV, mengemukakan pendapatnya bahwa gelar haji itu hanya ada di Indonesia.

Dalam percakapan sehari-hari seseorang akan memanggil pak haji bagi mereka yang sudah menunaikan rukun kelima itu.

“Itu umum terjadi di Tanah Air, kalau sedang lewat depan rumah ditanya mau kemana pak haji,” tutur Habib.

Lihat Juga :  Kasih Sayang Allah, Sejagad Raya

Habib Jafar mengatakan bahwa haji adalah rukun Islam yang dikerjakan bagi orang yang mampu yang belum mampu tidak diwajibkan.

Haji juga adalah ibadah yang spesial, yang dalam rangkaian kegiatannya juga memerlukan kekuatan fisik, sehingga haji selagi muda itu sangat dianjurkan.

Selain haji, Allah juga memerintahkan kita mengerjakan ibadah lainnya yakni sholat, sholat bahkan menjadi yang pertama dihisab.

Sehingga orang yang berhaji juga mesti sholat dan juga mengerjakan perintah-perintah yang lain agar ibadah hajinya tidak sia-sia.

“Lalu gelar haji itu sendiri hanya ada di Indonesia di negara lain tidak ada, meski sama-sama rukun dan perintah dalam Islam, belum pernah ada orang yang sudah sholat dipanggil pak sholat,” kata Habib.

Lihat Juga :  Sumsel Resmi Jadi Tuan Rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional Tahun 2022

Habib juga menjelaskan bahwa, panggilan haji sudah menjadi tradisi bahkan tercantum dalam penyebutan gelar lain dan itu sebenarnya adalah warisan dari tradisi kolonial Belanda.

“Gelar haji itu bikinan Belanda untuk mendeteksi orang yang sudah ke Mekah, dulu siapa saja yang sudah ke Mekah ditandai dan dideteksi agar tidak membawa paham-paham yang dilarang saat itu,” kata Habib.

Selain itu, bicara soal ibadah haji dirinya juga mengungkapkan bahwa kalau sudah mampu disegerakan berhaji, jangan menunggu sudah tua baru mau akan berangkat. (reno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button