Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

LENTERA

Doa Lemah Lembut Nabi Zakaria Memohon Keturunan

AsSAJIDIN.COM — Dan (ingatlah kisah) Zakaria ketika dia berdoa kepada Tuhannya,

“Ya Tuhanku, janganlah engkau biarkan aku hidup seorang diri, dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.”

Maka, Kami kabulkan (doa)nya dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya, dan Kami jadikan istrinya (dapat mengandung)

Sungguh, mereka selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas.

Dan mereka orang-orang yang khusyuk kepada Kami. Aamiin.

Nabi Zakaria tak berpasrah diri. Dia terus berdoa kepada Allah dengan penuh kelembutan untuk diberikan keturunan yang bisa melanjutkan dakwah.

“Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku,” kata Nabi Zakaria memulai doanya kepada Allah.

Lambang Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW yang berada di salah satu kios milik masjid, Senin (29/5). Pendanaan masjid biasanya didapatkan dari sumbangan umat muslim yang datang dan beribadah di masjid tersebut.

Nabi Zakaria yang mulai renta khawatir tak bisa melanjutkan dakwah menyampaikan ajaran kebenaran lantaran tak memiliki keturunan. Ia lantas berdoa memohon kepada Allah. (Foto: ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Lihat Juga :  Tips dan Trik Mancing Ikan Gabus Bagi Pemula

 

“Dan sungguh, aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu, yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Yakub; dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang diridai,” ucap Nabi Zakaria dalam doanya sesuai surat Maryam ayat 4-6.

Doa memohon keturunan dari Nabi Zakaria yang dapat diamalkan juga terdapat dalam surat Ali Imran ayat 38.

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ

rabbi hab lii mil ladungka żurriyyatan ṭayyibah, innaka samii’ud-du’aa`

Artinya: Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.

Siang dan malam Nabi Zakaria dan istrinya tak pernah berhenti berdoa dan semakin giat beribadah. Banyak Bani Israil yang mengejek ibadah Nabi Zakaria dan tak percaya doanya bakal dikabulkan Allah.

Hingga suatu hari malaikat datang memanggil Nabi Zakaria yang sedang salat di Mihrab.

“Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya,” firman ALlah dalam surat Maryam ayat 7.

Lihat Juga :  Kapan Istri Boleh Minta Cerai?

Mendengar kabar itu, Nabi Zakaria terkejut tak percaya.

“Ya Tuhanku, bagaimana aku akan mempunyai anak, padahal istriku seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua?” tanya Nabi Zakaria.

“Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku ciptakan sebelum itu, padahal (pada waktu itu) engkau belum berwujud sama sekali,” firman Allah dalam surat Maryam ayat 7, menjawab pertanyaan Zakaria.

Nabi Zakaria lalu meminta tanda kepada Allah. Allah memberi tanda berupa tak bisa bercakap selama tiga malam.

“Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran) Yahya, yang membenarkan sebuah kalimat (firman) dari Allah, panutan, berkemampuan menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang nabi di antara orang-orang saleh,” firman Allah dalam surat Ali-Imran ayat 39.

Nabi Zakaria lalu mengucap syukur kepada Allah SWT karena doanya yang dikabulkan Allah. Yahya menjadi satu-satunya anak Nabi Zakaria yang juga diangkat Allah menjadi seorang Nabi. (*)

Back to top button