Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

HAJI & UMROH

Dapat 1 Juta Kuota Haji, Sumsel Dahulukan Keberangkatan Calon Jamaah Haji Tahun 2020

AsSAJIDIN.COM  — Kabar gembira datang kepada calon jamaah Haji umat muslim Indonesia. Pasalnya, Kerajaan Arab Saudi hari ini, Sabtu (9/4/2022), resmi mengumumkan penyelenggaraan haji 1443 H dengan total jamaah mencapai 1 juta orang. Pengumuman tersebut diterbitkan melalui surat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi.

Dengan total 1 juta orang di seluruh Indonesia, Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan kuota 7012 calon jamaah yang berangkat ke tanah suci mekkah.

Humas Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Saefuddin mengatakan calon jamaah haji tahun 2022 yang masuk data tunggu keberangkatan mencapai belasan ribu calon jamaah.

“Masyarakat sumsel sangat menunggu momen keberangkatan haji. Dikarenakan sudah dua tahun tidak ada keberangkatan, maka data yang tercatat mencapai 14 ribu lebih waiting list,”katanya saat di konfirmasi melalui telepon, sabtu(9/4/22).

Lihat Juga :  HD Percepat Pembangunan Infrastruktur di Sumsel

Adapun untuk biaya keberangkatan haji, Ia mengatakan masih menunggu finalisasi bersama dengan Komisi VIII DPR.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan akan mengoptimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia.

“Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap, Kita siap dan akan lakukan persiapan sebaik mungkin untuk memastikan jemaah terlayani dengan baik,”katanya, di Jakarta dalam rilis humas Kemenag Sumsel.

Hal senada disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief. Menurutnya, kepastian adanya keberangkatan jemaah dari luar Saudi ini telah membuka seluruh simpul persiapan penyelenggaraan yang selama ini terus dilakukan pihaknya.

“Persiapan layanan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, akan segera difinalkan,” sebutnya lagi.

Lihat Juga :  Pemulangan Haji Debarkasi Palembang Tuntas, H Tapsirin yang Hilang di Musdalifah Belum Juga Ditemukan

Menurut Hilman, waktu yang tersedia tidak banyak. Sehingga, pihaknya akan bekerja cepat dalam merampungkan persiapan, termasuk yang terkait dengan teknis pemilihan jemaah berhak berangkat sesuai ketentuan Arab Saudi dan pembinaan manasik bagi mereka.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dalam surat pengumumannya menyebutkan bahwa haji tahun ini akan dilakukan dengan ketentuan:

1. Haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi Covid-19 yang disetujui Kementerian Kesehatan Saudi.

2. Jamaah yang berasal dari luar Kerajaan wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.(trijumartini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button