Mengenaskan, Pejabat Akhiri Hidup dengan Bunuh Diri, Semoat Titipkan Keluarga

ASSAJIDIN.COM —Seorang pejabat di Kabupaten Banyuasin bernama Eka Juarsah (54) ditemukan tidak bernyawa di sekitar kebunnya Rabu (23/3). Diduga pejabat ini mengakhiri hidup dengan cara gantung diri akibat putus asa karena sakit dan masalah keluarga.
Peristiwa kematian Eka Juarsah (54) terjadi, salah satu temannya menceritakan ucapan korban yang seoalah bergelagat tidak seperti biasanya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Pol PP Sumsel, Aris Saputra yang merupakan sahabat dekat almarhum Eka Juarsah.
Aris Saputra mengungkapkan, sebulan sebelum kematiannya, Eka Juarsa sempat mengunjungi semua sahabatnya sedangkan diketahui beliau merupakan orang yang tertutup.
“Dari satu bulan yang lalu almarhum tiba-tiba mengunjungi semua sahabatnya dengan alasan rindu,” ungkapnya saat melayat ke rumah duka (24/3) .
Sikap seperti itu sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya.
“Dia (Eka Juarsah) orangnya tertutup namun jika diajak kumpul dia ikut”,tuturnya lagi.
Diketahui Eka Juarsah sebelum wafat juga pernah mengatakan ingin menitipkan agar menjaga ibunya dan anak-anaknya kepada Kasat Pol PP Sumsel tersebut.
Sebab satu minggu yang lalu, Kata Aris, sahabatnya tersebut tidur dirumahnya dan banyak bercerita termasuk menitipkan keluarga.
“Satu minggu yang lalu beliau juga sempat tidur di rumah saya dan meminta kepada saya untuk menitipkan dan menjaga emak juga anak saya,” ungkap Aris menceritakan permintaan almarhum.
Aris juga tidak menyangka permintaan tersebut merupakan permintaan terakhir sahabatnya sebelum wafat.
Aris juga mengungkapkan Eka Juarasah yang adalah sosok baik dan sering membantu orang lain, bahkan tidak jarang mengorbankan dirinya sendiri demi membantu orang lain.
“Orangnya sangat royal dan mau membantu siapapun termasuk teman-temannya. Beliau juga rela mengorbankan dirinya utk orang lain”, ungkapnya.
Diketahui juga Eka Juarsah sudah mengidal penyakit stroke sejak lama.
“Beliau memang sudah lama sakit, sudah sejak 2013 yang lalu, sempat sembuh namun sakit lagi. Beliau sakit stroke dan hingga saat ini masih terus menjalani terapi pengobatan,” ucapnya.
Eka Juarsah meninggalkan seorang istri yang bernama Hj Ida Rodiani (53) dan mempunyai tiga anak.
Anak pertama ialah Nanda yang saat ini tinggal dan bekerja di Jerman.
Sedangkan anak keduanya ialah Via yang sedang menempuh pendidikan di Taiwan.
Sementara anak bungsu Almarhum adalah Ihza (laki-laki) saat ini masih bersekolah di salah satu Sekolah Negeri di Palembang.(*)
