Singkirkan 180 Peserta se Indonesia, SMAIT Al Furqon Palembang Sabet Juara II Lomba KIR Tingkat Nasional

AsSajidin.com PALEMBANG–Dalam rangka turut menyemarakan Dies Natalis Fakultas Peternakan Universitas Islam Lamongan Ke-21 lomba bertajuk “Ide Kreatif Bisnis Peternakan Tingkat Nasional (LIKBPTN) 2022” yang diselenggarakan oleh Fakulas Peternakan Universitas Islam Lamongan Provinsi Jawa Timur. Tim Karya Ilmiah Remaja ( KIR ) SMA IT Al Furqon Palembang sukses menyabet juara II dengan membawakan karya ilmiah berupa produk bernama aplikasi hewan ternak kita atau disingkat “ A-Doknata “.
Ustadz Mahyudi, Kepala SMAIT Al Furqon Palembang mengatakan, lomba ini boleh dikatakan melalui proses yang sangat panjang Namun Alhamdulillah, Tim KIR SMA IT Al Furqon Palembang menjadi Finalis setelah masuk ke babak 10 Besar yang menyisihkan 180 peserta dari seluruh Indonesia.
“ Kita mengirim 3 siswa untuk mengikuti event ini. Diketuai oleh Fani Dalia Yustian, Yumna Salwa Aqilah dan Mas Ayu Sakinah Rizki Fabilah, akhirnya mereka sukses mencapai tangga juara. Ini juga tak lepas dari kerja keras serta bimbingan Ustadz Desriansyah, S.TP yang sudah optimal membawa berusaha untuk nama harum lembaga Al Furqon di kanca nasional,” ujarnya.
Untuk diketahui, SMAIT al Furqon Palembang menduduki tempat teratas pada babak 10 besar mengalahkan tim – tim lain yang didominasi dari tim yang berasal dari Provinsi Jawa Timur.
“ Sebenarnya, Ide dan Gagasan membuat aplikasi “ A – Doknata “ ini berawal dari kendala para peternak mencari informasi tentang masalah kesehatan yang di alami oleh hewan ternak di peternakan masyarakat yang ada di pinggiran kota Palembang,” urainya menceritakan.
Menurut Ustadz Mahyudi, Bisnis model canvas (BMC) sendiri adalah salah satu kerangka kerja yang membahas model bisnis dengan disajikan dalam bentuk visual berupa matrik, agar dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah.
Mekanisme Model ini digunakan untuk menjelaskan, memvisualisasikan, menilai dan mengubah suatu model bisnis agar mampu menghasil kinerja yang lebih optimal. BMC dapat juga digunakan untuk semua bisnis tanpa terbatas sector usahanya. BMC sangat membantu untuk mempercepat proses analisis kekuatan dan kekurangan bisnis yang sedang dijalankan. Kriteria Penilaian lomba ini terdari dari 6 poin yaitu 1. Sitematika penulisan (minimal harus mencakup keseluruhan point yang telah ditentukan panitia) 2. Relevansi judul dengan isi BMC 3. Orisinalitas ide gagasan 4. Inovasi dan kreatifitas 5. Kelayakan implementasi dilapangan 6. Menyertakan produk yang dihasilkan barang atau jasa dalam bentuk tulisan Setelah Masuk ke babak 2 maka kriteria penilian mejadi bertambah yaitu 1. Penguasaan terhadap materi yang disampaikan 2. Kreatifitas dalam penyampaian materi 3. Kemampuan dalam berintraksi dengan dewan juri 4. Kelayakan hasil produksi atau jasa untuk bisa dipasarkan dan diaplikasikan. (Jemmy Saputera)
Berikut Daftar Nama dan Sekolah Pemenang Lomba KIR Nasional
