Raih Lencana Pancawarsa III, Rektor UIN Janjikan Lebih Peduli di Pembinana Pramuka Kampus

AsSAJIDIN.COM — Atas dedikasi dan jasanya bagi Gerakan Pramuka khususnya Gugus depan 10.091-10.092 UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag, M.Si Lencana Pancawarsa III.
Penghargaan itu disematkan oleh Gubernur Sumatera Selatan selaku Kamabida Gerakan Pramuka Sumatera Selatan, pada peringatan Hari Pramuka ke-60 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang berlangsung di di Alun-alun Kota Pagaralam, Kamis (19/8/2021).
Penghargaan penghargaan Lencana Pancawarsa III dari Gerakan Pramuka itu, tertuang dalam keputusan Ketua Kwartir Daerah Sumatera Selatan nomor 12 tahun 2021.
Lencana Pancawarasa ini diberikan karena Kak Nyayu Khodijah, begitu ia dipanggil, dinilai telah berjasa dan memberikan perhatian dan dukungan yang besar bagi perkembangan kegiatan kepramukaan, khususnya di UIN Raden Fatah Palembang.
Hal ini dapat dilihat dari dukungan beliau dengan memberikan fasilitas yang baik di Gugusdepan, seperti dukungan anggaran, sanggar bakti beserta fasilitas pendukungnya, mendukung penulisan dan penerbitan buku-buku kepramukaan yang disusun oleh Pembina dan Anggota Racana UIN Raden Fatah, dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan kepramukaan khusus mahasiswa di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan fasilitasi publikasi kegiatan kepramukaan dan dukungan kegiatan lainnya.
Dukungan lain yang juga penting adalah komitmen beliau terhadap penting dan perlunya sistem akreditasi dan perlunya keatan kepramukaan didorong untuk menyesuaikan terhadap perkembangan zaman.
Akumulasi dari semua itu, maka tidak ayal Gugusdepan UIN Raden Fatah dinobatkan sebagai Gugusdepan Perguruan Tinggi Tergiat di Sumatera Selatan, dan selalu meraih prestasi-prestasi dibidang kepramukaan. Terkini, adalah prestasi dua anggotanya yang mendapat Lencana Pramuka Teladan.
Pernghargaan ini merupakan yang Pertama di Sumatera Selatan. Salah satu dari mereka, diundang oleh Kwartir Nasional untuk disematkan langsung di Jakarta yang disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia.
“Saya sangat merasa terhomat mendapatkan penghargaan ini, dan tentunya ini menjadi motivasi untuk lebih peduli memberikan dukungan terhadap pembinaan kepramukaan di UIN Raden Fatah,” ujar Nyanyu usai menerima Lencana Pramuka Telada.
Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui kepramukaan sangat perlu dilakukan karena dengan menjalankan dan menerapkan kode kehormatan pramuka dapat menjadi solusi terkait permasalahan-permasalahan dikalangan kaum muda
“Penerapan nilai-nilai dasadarma yang berkelanjutan sesungguhnya menjadi solusi dari problematika dekadensi karakter kaum muda Indonesia saat ini. Pendidikan kepramukaan telah menjadi harapan pemerinta Republik Indonesia untuk melahirkan generasi-genarasi tangguh di masa depan,” tambahnya.
Lebih lanjut ia juga menyebutkan, bahwa pelaksanaan pendidikan kepramukaan di lembaga-lembaga pendidikan khususnya di Perguruan Tinggi sangat perlu untuk ditingkatkan dengan melahirkan inovasi dan kreasi kegiatan yang bermutu.
“Gugus depan Perguruan Tinggi yang notabene diisi oleh anggota pramuka dari kalangan mahasiswa, haruslah menjadi Penggerak dan Pelopor melaksanakan kegiatan-kegiatan bermutu, modern dan berguna untuk kepentingan masyarakat namun tetap taat pada azas dan kode kehormatan Gerakan Pramuka,” lanjutnya.
“Atas apa yang didapat hari ini, semoga menjadi momentum untuk lebih berbuat yang terbaik. Apalagi saat ini UIN Raden Fatah Palembang ditetapkan oleh Kementerian Agama RI sebagai tuan rumah pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Peguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia. Saya berterima kasih kepada Kwartir Daerah Sumatera Selatan yang terus menerus memberikan dukungan dan bantuan kepada gugugusdepan kami untuk mengembangkan kepramukaan di UIN Raden Fatah” pungkasnya.
Pada upacara peringatan Hari Pramuka ke-60 tingkat propinsi sumatera selatan ini, selain Kak Nyayu Khodijah ada juga Susi Mahmudah, salah satu anggota Pramuka UIN Raden Fatah yang menerima penghargaan Lencana Teladan Nasional yang di SK-kan oleh ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso. (Ril/Sugi)
