KALAM

Tiga Siswa Malaysia Ciptakan Modul Digital untuk Memudahkan Baca Bahasa Arab dan Alquran

ASSAJIDIN.COM— Tiga siswa Sekolah Kebangsaan Puchong Indah, Selangor, Malaysia, berhasil mengembangkan modul digital untuk memudahkan seseorang menguasai keterampilan membaca dasar bahasa Arab dan Alquran.

Teknik yang disebut “Bunga Semun” ini merupakan modul bacaan huruf “hijaiyyah” (huruf arab) dengan guratan menggunakan emoji dan huruf berwarna, Modul ini tersedia dalam bentuk digital interaktif mulai dari buku digital, gamification, aplikasi hingga Augmented Reality dan BBM(baca cepat) kalender.

Ketiga siswa penemunya, Hareez Azfar Norazlan, Nurulhusna Humairah Muhd ​​Nuzulhusni dan Nor Afiqah Syuhada Mohd Tamizi baru berusia 11 tahun. Mereka membutuhkan waktu dua bulan untuk mengembangkan inovasi dengan bantuan gurunya Norazman Ahmat Syafri (26).

Lihat Juga :  Nasihat Bagi Para Orang Tua, Usia 45, 55, 60 dan 70 Tahun

Dilansir dari Bernama, Sabtu (17/10/2020), inovasi tersebut memungkinkan mereka mengantongi medali emas dalam kompetisi Arabic International Innovation Teaching & Learning 2020 (AiiTeL2020) yang diadakan secara online pada 7 Oktober.

Norazman, guru mereka, mengatakan bahwa modul bertajuk “Fun Face (Bunga Semun) Meningkatkan Keterampilan Membaca Huruf Hijaiyyah dengan guratan yang dikembangkan untuk memastikan siswa dapat menguasai keterampilan tersebut, yang pada gilirannya menarik minat mereka untuk belajar bahasa Arab.

“Kami sudah melakukan studi dan dari hasil pre dan post test modul tersebut sangat efektif dan berkualitas untuk kegiatan belajar mengajar,”ujar Norazman.

Modul ini ramah pengguna dan mendorong pembelajaran mandiri. Itu juga menekankan pada pengucapan yang jelas termasuk untuk non-Muslim dan siswa difabel.

Lihat Juga :  Pemakaman Albaqi di Madinah, tak Ada Batu Nisan, Papan Nama, Digunakan Sudah Berabad-abad

Norazman berharap keberhasilan mereka menjadi motivasi bagi siswa dan guru lainnya.

“Kompetisi ini membuktikan bahwa meskipun kami dihadapkan pada pandemi COVID-19, kami masih memiliki peluang besar untuk berinovasi dan memberikan tambahan pada keunggulan mahasiswa, menemukan kemampuan halus mereka dan memberi mereka pengalaman baru,” tutur dia.

AiiTeL2020 adalah inisiatif dari Universiti Pendidikan Sultan Idris melalui Program Pusat Bahasa dan Studi Umum Bahasa Arab bekerja sama dengan Divisi Pendidikan Islam Kementerian Pendidikan yang bertujuan untuk mempraktikkan norma-norma baru dalam pengajaran bahasa Arab. [*/SUMBER: BERNAMA]

Back to top button