Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Cerita Anak Panti Asuhan Belajar Daring, 2 Handphone Bergantian Dipakai untuk 30 Anak

ASSAJIDIN.COM — Sejak pandemi Covid-19, seluruh pelajar diharuskan belajar jarak jauh lewat daring. Hanya saja, tidak semua siswa mampu membeli handphone sebagai media pembelajaran, termasuk anak-anak di panti asuhan.

Salah satunya Panti Asuhan Sembilan Saudara Lorong Pancasari, Jalan Angkatan 66 Palembang. Sekitar 30 anak mulai dari SD hingga SMA setiap hari belajar dengan cara bergantian. Diantaranya ada 6 siswa SD, 8 siswa SMP dan 8 SMA. Sebab, handphone yang dimiliki panti asuhan tidak sesuai dengan jumlah handphone yang dimiliki.

Pengurus Panti Asuhan Sembilan Saudara, Dahlia mengatakan, sejak pandemi semua anak panti pun diharuskan belajar daring. Selama itu juga, anak-anak kesulitan karena proses belajar mengajar jarak jauh.

Lihat Juga :  Tujuh Perusak Gereja di Sumsel Ditangkap, Mereka Ternyata...

“Daring ini kami hanya ada dua hp android dan itu bergantian pakainya. Sedangkan anak-anak disini ada yg SD, SMP dan SMA,” katanya, Kamis (27/8/2020).

Selama ini para anak panti belajar dengan cara bergantian agar bisa mengikuti pembelajaran secara daring. Sehingga ketika ada bantuan dari Wakil Walikota Palembang berupa dua buah handphone, anak-anak panti terlihat bahagia.

“Anak-anak ini kan ada tidak sama kelasnya, sehingga pelajarannya juga berbeda. Jadi sebisa mungkin disesuaikan agar mereka bisa belajar semua,” katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, mendapatkan kabat kalau di Panti Asuhan Sembilan Saudara ini kesulitan untuk belajar daring karena terkendala handphone.

Lihat Juga :  Menhub Imbau Warga Hindari Mudik Lebaran Pakai Motor

“Jadi kita beri bantuan untuk mereka dapat belajar secara daring. Nanti jaringan internet juga akan kita siapkan di setiap kecamatan agar dapat membantu siswa belajar daring,” katanya.

Ia berharap di tengah pandemi ini, anak-anak panti ini tetap semangat untuk belajar walaupun secara daring. “Harapan ibu belajar dengan rajin, jangan berkecil hati mudah-mudahan kita berharap esok lusa akan lebih cerah,” katanya. (*/SUMBER: MAKLUMATNEWS/Kamayel Ar-Razi)

Back to top button