PALEMBANG EMAS

Ramai Sholat Sunnat Gerhana, ini Pesan Khatib kepada Jemaah

­ASSAJIDIN.COM  – Gerhana Matahari merupakan peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi.

Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari.

Indonesia merupakan salah satu Wilayah yang terlewati jalur cincin pada Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020, ada 31 Provinsi secara astronomis dapat mengamati GMC ini. Termasuk Sumatera Selatan mulai 14:31 WIB puncak gerhana pukul 15:04 WIB dan gerhana berakhir 15:36 WIB.

Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin dalam Siaran Pers Jakarta menghimbau umat islam yang daerahnya mengalami gerhana dan aman covid-19 untuk menggelar sholat gerhana matahari atau sholat khusuf.

Lihat Juga :  Walikota Palembang Terima DIPA Petikan

“Tentunya dengan sesuai tuntunan syariah namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” Katanya.

Sementara itu, Khotib Masjid Alfurqon Perumahan Bukit Nusa Indah Sukarami ,DR. H. Ulil Amri, Lc, MA mengatakan, Jadikan fenomena alam contohnya Gerhana Matahari Cincin ini untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanawata’alla.

“Sebelum sholat kita zikir bersama, lalu ada ceramah agama dan dilanjutkan dengan shalat ashar,” Ungkapnya usai memimpin sholat sunnah GMC.

Ia menambahkan, Sholat Gerhana bisa dilakukan di rumah ataupun berjamaah di masjid dengan perbanyak zikir memohon ampunan serta berdoa bersama agar Covid19 segera berlalu.

Sementara  menurut pantauan wartawan Assajidin Group, sejak pukul 14:31 WIB hingga 16:00 WIB terpantau Gerhana Matahari Cincin tidak nampak di sekitaran Pelataran Benteng Kuto Besak dikarenakan matahari tertutup langit mendung sehabis hujan. (*)

Lihat Juga :  Wakil Walikota Palembang Pimpin Langsung Petugas Bersihkan Sungai Serangam

Penulis: tri jumartini

Tags
Close
Close