Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Demi Tunaikan Kewajiban,Ratusan MuslimTerpaksa Sholat Di Masjid Berdindingkan Seng Bekas Berlampukan Pelita

Inikah Indonesia Yang Kaya Raya ?

AsSajidin.com – Miris dan memprihatinkan jika kita melihat kondisi masjid yang satu ini.Namun percayalah, masjid yang hanya berdindingkan seng bekas ini jauh lebih di cintai Allah dari pada masjid yang megah tapi sepi jamaah.

“Bila musim hujan tiba, warga tidak bisa melaksanakan sholat dimasjid karena bocor parah. Apalagi kalau ada angin kencang, warga semakin takut sholat di dalam masjid. Kita khawatir kalau tiba-tiba dinding atau atap masjid lepas dan menimpa kami,”ungkap Solahudin salah satu Imam Masjid Ar-risalah atau lebih dikenal dengan Masjid Seng yang berada di Desa Taa, Kecamatan Kilmury, Kabupaten Seram Timur, Provinsi Maluku beberapa waktu lalu.

Menurutnya alasan mengapa Masjid ini disebut sebagai Masjid Seng, ya karena material utama bangunanya adalah seng bekas.

Lihat Juga :  Bukan Hoaks, ini Alasan Harga Plasma Konvalesen Mencapai Rp2 Juta

” Usia masjid sudah tua dan mengalami kerusakan di semua bagian. Meski begitu, 95 KK muslim di Desa Taa masih bersemangat memakmurkanya untuk sholat dimasjid ini jika kondisinya memungkinkan.
Warga tak punya pilihan lain karena masjid terdekat jaraknya 3 kilometer dan hanya bisa diakses dengan jalan kaki,” tuturnya seperti dikutip dari masjidnusantara. Org.

” Akses Desa Taa masih terisolir, tak ada kendaraan umum yang melintas didaerah ini.Bahkan jarak Desa Taa ke Kota Maluku sekitar 30 kilometer. Namun harus melewati laut untuk bisa sampai kota. Hal ini menyebabkan lamanya perjalanan yang harus ditempuh,” Sambungnya.

Senada dengan itu, Ade salah satu jamaah mengatakan jika, Desa Taa belum teraliri listrik, kalaupun ada baru diperbatasan desa. Mungkin Ada sebagian warga yang menggunakan mesin diesel berbayar.

Lihat Juga :  Bank Sampah Induk - Dinas Kesehatan Palembang Gandeng Tangan dalam Program Pemusnahan Berkas Tanpa Dibakar

” Kalau dulu masjid, beroperasinya dimalam hari menggunakkan lampu pelita untuk kegiatan sholat magrib, isya, dan subuh berjamaah”, ungkap Ade salah satu jamaah.

” Kami berharap masjid yang baru, karena kondisi masjid saat ini sudah tidak layak. Dan Kami juga mengucapkan terimakasih kepada beberapa donatur yang ingin membantu pebangunan masjid ini. Sekarang, perlahan-lahan sudah direnovasi walaupun ala kadarnya. Yang pasti, bisa sholat dengan tenang dan nyaman. Anak-anak kami juga bisa mengaji tanpa kami merasa khawatir,itulah harapan kami,” ungkapnya.

Editor : Jemmy Saputera

Back to top button