ISLAMIC SCHOOL

UN Ditiadakan, Kepala SMAIT Al Furqon : Kami Masih Punya Tanggung Jawab Moral

AsSajidin.com Palembang — Menanggapi keputusan pemerintah yang  resmi meniadakan seluruh Ujian Nasional  (UN) tahun 2020 Kepala Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Al Furqon Palembang Ustadz Mahyudi menilai jika peniadaan UN juga sejalan dengan kebijakan social distancing (pembatasan sosial) untuk memotong rantai penyebaran virus corona SARS 2 atau corona COVID-19.

“ Tidak ada masalah soal itu, lagi pula siswa sudah melakukan ujian USBN atau USP sehingga  nilai UNBK tidak maslah jika tidak diterakan. Hanya saja bagi kami, SMAIT Al Furqon  masih memiliki tanggung jawab moral yakni menyiapkan siswa kami untuk mengikuti UTBK atau ujian masuk perguruan tinggi negeri, “ ungkap Ustadz Mahyudi kepada AsSajidin, Kamis ( 26/3/20).

Menurut Ustadz Mahyudi, SMAIT Al Furqon  belum lama ini menggelar salah satu program rutin bertajuk Malam  Bina Potensi Islami (PBI) sebagai modal utama penguatan pendidikan ahlak terutama kepada kedua orang tua.  Tujuannya agar siswa dibina dan dibimbing untuk memiliki kesiapan yang matang dalam mengikuti ujian nasional dan ujian masuk perguruan tinggi negeri.

Lihat Juga :  Menelaah Pentingnya Kesadaran Orangtua Akan Pendidikan

Ia mengatakan jika, kegiatan tersebut di awali dengan sholat berjamaah, tadarus, makan bersama, dan tentunya berdoa meminta kepada Allah SWT untuk melindungi diri, dan mengangkat jauh wabah virus corona yang belakangan sangat ramai agar tidak lagi memakan korban jiwa.

Selain itu, kata Ustadz Mahyudi, kegiatan malam (PBI) di isi dengan serangkaian acara, diantaranya pemotivasian  diri yang disampaikan langsung oleh Andry Fallsh dari ESQ Nasional.

“ Kami ingin menggali motivasi siswa dalam 3 hal yakni dari sisi hubungan dengan Emosional, keluarga, dan keimanan kepada Allah SWT tentunya, “ ujar Ustadz peraih juara I Inobel Kemendikbud 2015 ini mantap.

SMAIT Al Furqon, kata Dia,  selama satu tahun terakhir telah mempersiapkan  berbagai macam program persiapan masuk Perguruan Tinggi Nasional (PTN)  dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) .

Lihat Juga :  Porsadin Digelar, 25 Siswa Diniyah Palembang Siap Bertanding

“ Kami memberikan Try Out (TO)  ke siswa sebelum mereka belajar di kelas 12 . Kami memberikan tes kemampuan awal lalu Try Out Masuk STAN, Masuk UI dan ITB. Alhamdulillah setiap tahun siswa SMAIT  Al Furqon 90% diterima di PTN selebihnya masuk kedinasan, “ ungkapnya seraya menyebut  jika adanya PBI ini  dapat menguatkan motivasi dan semangat terutama aspek pengetahuan dan aspak qolbu mereka dengan tahajud dan muhasabah.

“  Pada tahun lalu kami meminta wali murid memberikan pesan mereka ke anak-anak dengan rekaman pesan orang tua yang dikirim melalui walas berdurasi minimal 1 menit. Tahun inipun kami melakukan hal yang sama. Haru biru tampak dari mereka manakala satu demi satu orang tua mereka memberikan pesan yang diputar melalui proyektor. Melalui pesan ini kami berharap agar siswa dapat lebih terpacu untuk maju bersama – hebat semua, “ ujarnya.

Editor : Jemmy Saputera

Close