SOSOK

Begini Sosok Prof Maya Panorama, SE, MSi, PhD, Guru Besar Termuda di UIN Raden Fatah Palembang

ASSAJIDIN.COM —  Prof Maya Panorama SE, MSi, PhD, resmi dikukuhkan menjadi guru besar di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang. Maya menggenapkan jumlah guru besar menjadi 18 orang di satu satunya universitas Islam negeri di Kota Pempek.

Istimewanya lagi, Maya juga mencatat rekor baru, menjadi guru besar termuda di UIN Raden Fatah.

Bersama suaminya  Prof. Dr. Muhajirin, M.A pengukuhan guru besar dihadiri Rektor UIN Raden Fatah, ProfDr M Sirozi, dihadiri ratusan undangan.

Pasangan suami istri ini mendapatkan gelar Professor beberapa bulan lalu tepat pada tanggal 1 oktober 2019 tahun kemarin. Kegiatan Pengukuhan Guru Besar dilaksanakan pada Jum’at 24 januari 2020 di Academic Center Uin Raden Fatah Palembang.

Prof. Maya Panorama, S.E, M.Si, Ph. D merupakan istri dari Prof. Dr. Muhajirin, M.A . ia merupakn guru termuda bergelar Professor pada tahun ini. usia beliau 44 tahun berbeda 3 tahun dengan usia suami nya.

Professor muda Maya Panorma menyelesaikan pendidikan S1 di Univeristas Sriwijaya Palembang jurusan Ekonomi Pembangunan pada tahun 1998, S2 ia kembali melanjutkan studinya di kampus dengan jurusan yang sama dan lulus pada tahun 2002 Lalu S3 di Universitas Utara Malysia jurusan Ekonomi Makro dan Perbankan Islam pada tahun 2014 ia berhasil lulus dan menyandang gelar Doktor pada tahun itu.

Lihat Juga :  Lindswell Kwok Semangat Siapkan Diri Sambut Ramadhan Perdananya

Dosen termuda dan memiliki intergritas yang tinggi tentunya tidak mudah untuk meraihnya. “Saat ini kan gelar Professor ini saya lalui berbagai macam tantangan kemudian juga kerja keras selama bertahun-tahun, pertama itu suami saya duluan yang turun SK bergelar Professor nya pada 1 Oktober kemarin dan saat itu saya juga bertekad dan segera mencari tahu dimana SK saya itu berada.

Kemudian turun pengumuman dari Kementrian Agama bahwa ada dua pasang suami istri yang katanya satunya dari Gorontalo dan satunya lagi dari UIN Raden Fatah Palembang. Saat saya membaca pengumuman tersebut Alhamdulillah saya sangat bersykur sekali,” ujarnya.

Prof. Maya Panorama, S.E, M.Si, Ph. D juga memberikan pesan untuk anak muda sekarang agar dapat memberikan motivasi dan gagasan yang berguna.. “Terutama perempuan karena saya merupakan salah satu aktivis perempuan, bahwa perempuan itu harus pintar kenapa demikian perempuan merupakan ibu rumah tangga tidak masalah jika menjadi ibu rumah tangga tetapi mereka juga harus tetap pintar karena mereka yang akan mendidik generasi kedepan, kalau mereka tidak pintar maka mereka tidak tahu bagaimana membentuk generasi muda,” jelasnya.

Lihat Juga :  Kebahagiaan Dude Herlino Berhaji Tahun ini, Berbagi Pengalaman di Instagram

Yang kedua, lanjut Maya,  kita sebagai perempuan harus multi talent dalam artian jika laki-laki itu kan hanya bekerja dan tidak dituntut untuk pekerjaan lain-lain. Tapi kalau perempuan dia harus melakukan pekerjaan dalam satu waktu yang bersamaan dan harus mampu membagi waktunya memanagemen kapan perempuan itu harus mendahulukan keluarganya sambil kuliah, sambil menulis, sambil bekerja, dan kapan juga dia harus mengantar jemput anak nya tanpa mengganggu waktu suami itu sendiri,” kata Prof Maya.

Rektoe UIN Raden Fatah, Prof M Sirozi sungguh bersyukur karena Institusi ini dikaruniai 2 professor suami istri. “ini luar biasa karena di era sekarang ini tidaklah mudah untuk meraih jabatan Professor. Penambahan dua professor ini akan meningkatkan kredibilitas dan melahirkan sarjana-sarjana yang berkualitas dan unggul,” ujar Prof M Sirozi.(*)

Kontributor: Ria/Mahasiswi magang

 

Close