OPINI

Fasilitas yang Tak Sebanding Dengan UKT

Tujuan diterapkannya sistem UKT adalah untuk meringankan beban mahasiswa terhadap pembiayaan pendidikan

Oleh: Ilham Pamungkas

Mahasiswwa Jurusan Ilmu Komunikasi

Fisip UIN Raden Fatah Palembang

UKT itu apa sih? Buat kalian yang sudah masuk kuliah pasti sudah paham tentunya. Buat kalian yang baru masuk kuliah nanti akan mengerti juga. Sabar.. UKT adalah kepanjangan dari Uang Kuliah Tunggal yang merupakan nama dari sebuah sistem pembayaran yang saat ini berlaku di seluruh PTN.

Ketentuan ini berdasarkan Permendikbud No 55 Tahun 2013 pasal 1 ayat 3, yakni setiap mahasiswa hanya membayar satu komponen saja (bernama UKT). Kebijakan tentang UKT diterapkan berdasarkan Permendikbud Nomor 55 tahun 2013 yang telah terjadi perubahan pada Permen No 73 tahun 2013.

Tujuan diterapkannya sistem UKT adalah untuk meringankan beban mahasiswa terhadap pembiayaan pendidikan. Sejak mulai diberlakukanya kebijakan ini, muncul berbagai tanggapan dari kalangan mahasiswa maupun pihak universitas, begitu pun di kampus UPI.

UKT adalah besaran biaya yang harus dibayarkan oleh mahasiswa pada setiap semester. UKT sendiri dibagi ke dalam beberapa kelompok. Di Universitas Pendidikan Indonesia sendiri terdapat 8 kelompok pembayaran uang kuliah Tunggal.

Calon mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesis tahun akademik 2013 sampai dengan tahun ajaran 2017 yang orang tua atau penanggung biaya yang mampu secara ekonomi dikenakan UKT pada kelompok V (Lima) sampai VIII (Delapan). Sedangkan bagi yang tidak mampu secara ekonomi dapat dikenakan UKT pada kelompok lainnya.

Lihat Juga :  Janganlah Mengulangi Kekufuran

Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang diberlakukan di Universitas Pendidikan Indonesia dan Perguruan Tinggi Negeri lainnya di Indonesia adalah kebijakan yang ditujukan untuk lebih membantu dan meringankan biaya pendidikan mahasiswa.

Istilahnya sistem UKT ini menggunakan sistem Subsidi Silang. Sebagai umpama, Si A yang keluarganya berpenghasilan dua miliar rupiah per hari membayar SPP sebesar 8 juta, sementara Si B yang keluarganya berpenghasilan 1 juta rupiah per bulan membayar SPP sebesar 100 ribu saja per semester.

Dengan sistem ini, Penetapan uang kuliah tunggal memberikan kemudahan untuk memprediksi pengeluaran biaya kuliah mahasiswa tiap semester Sehingga pada akhirnya masyarakat dapat menikmati pendidikan lebih murah sesuai dengan kemampuannya tanpa harus memikirkan pungutan yang selalu besar saat diawal perkuliahan.dan dipastikan tidak ada biaya tambahan lain-lain lagi.

Mengenai Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang di bayar apakah sebanding dengan fasilitas yang di dapat?  Ini  terjadi di lingkungan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, sistem UKT yang dinilai masih kurang adil terhadap fasillitas yang ada di kampus, padahal Fasilitas di sebuah instansi pendidikan merupakan suatu bagian penting yang perlu diperhatikan demi terciptanya proses pembelajaran yang efektif.  Sarana dan prasarana sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dalam perkuliahan.

Lihat Juga :  Jangan Rusak Kebahagiaanmu dengan Kesediihan

Dari hasil pengamatan yang saya temui,  banyak sekali mahasiswa yang mengeluh terhadap fasilitas itu, contohnya saja seperti pendingin ruangan.  ‘’ aduh sudah bayar ukt mahal-mahal kok AC hanya di jadikan aksesoris saja ’’ ujar mahasiswa tersebut.  Bahkan tak jarang ada juga dosen yang mengeluh terhadap fasilitas yang kurang memadai ini seperti tidak adanya ruang kelas untuk belajar. akibatnya tak sedikit dosen yang malas untuk mengajar.

Mengenai uang kuliah yang harus dibayarkan mahasiswa tidak sedikit, seharusnya mahasiswa mendapatkan fasilitas yang sebanding dengan uang kuliah yang dibayarkan. Tetapi hingga saat ini fasilitas yang disediakan masih minim dan masih kurang memadai untuk menunjang kegiatan perkuliahan.

Perlengkapan fasilitas merupakan sesuatu yang harus ada dan di diperlukan dalam kegiatan perkuliahan. Dengan minimnya fasilitas juga dapat menjadi penghambat kegiatan perkuliahan. Padahal UKT yang dibayarkan sudah sangat besar tetapi buktinya masih banyak saja fasilitas yang kurang.

Kita berharap fasiltas ini hendaklah sebanding. Apalagi besarnya uang kuliah yang dibayarkan mahasiswa tentunya laik memperoleh imbalan dengan fasilitas yang representatif.(*)

 

 

 

 

 

Close