NASIONAL

Kongres Umat Islam Diharapkan Gaungkan Jihad Harta

AsSAJIDIN.COM –Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII akan digelar pada 26-29 Februari 2020 di Bangka Belitung dengan tema “Strategi perjuangan umat Islam Indonesia dalam mewujudkan Negara Kedaulatan Republik Indonesia (NKRI) yang maju adil dan beradab”.

Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII 2020 diharapkan mampu menggaungkan Jihad Harta. Demikian disampaikan oleh sejarawan Muslim Indonesia, Ahmad Mansur Suryanegara.

Ia berharap KUII menyoroti pengembangan konsep Islam di bidang ekonomi syariah seperti zakat, infaq dan sedekah agar umat Islam semakin sejahtera.

“Jika diniatkan karena ibadah dengan konsep ajaran Allah dan Rasul-Nya, insya Allah berkah. Melalui KUII VII 2020 ini, semoga akan menjadi jihad harta bagi semuanya agar adanya kesejahteraan umat Islam dan tidak ada lagi umat Islam yang mengalami kemiskinan,” ujarnya Rabu (16/1/2020).

Lihat Juga :  Puma Praja STPDN Angkatan X Bakal Kumpul di Palembang

Menurut Ahmad Mansur, sebaiknya tiap Muslim mengerjakan zakat, sodaqoh dan infak kepada lembaga-lembaga keislaman yang mengaturnya. “(Dengan) jiwa, kesadaran dan keyakinan, (maka) kerjakan zakat, infaq dan sodaqoh itu harus ditanamkan,” tuturnya.

Karenanya, ia mengajak umat Muslim untuk menyimpan uang di lembaga-lembaga keislaman.

“Kalau kita percaya pada asuransi, lebih baik (dialihkan) pada sodaqoh atau menyimpan uang di lembaga-lembaga keislaman. Kerjakanlah pada tiap individu, membangun kehidupan zakat, kehidupan infaq dan sodaqoh melalui unit-unit yang terdekat saja dulu. Itu akan bisa menyelamatkan dari hal-hal yang umpamanya yang membuat kerepotan umat Islam,” kata dia.

Ahmad Mansur menjelaskan, ketiganya bila dilakukan, akan membahagiakan orang yang menyalurkannya. Namun dia mengakui umat Muslim sebagian besar masih belum yakin terhadap hal itu sehingga masih sedikit menyalurkan hartanya di jalan Allah.

Lihat Juga :  Torch Relay di Palembang, ini Rute yang akan Dilalui, Warga Bisa Mencermati bila tak Ingin Terjebak Macet

“Keyakinannya ini kurang. Makanya kalau (menyumbang) di masjid kalau Rp 100 ribu itu kebesaran, padahal Allah akan menggantikannya dengan yang lebih besar. Mari kita kembangkan bahwa jihad yang baik adalah dengan harta. Menggiatkan zakat infaq sedekah melalui kelembagaan yang benar, insya Allah nanti kita selamat,” tutupnya. [ (*/sumber: islampos]

Tags
Close