NASIONAL

Ya Allah Turunkanlah Hujan, Hari ini Kondisi Udara Palembang Sempat Capai Kondisi Berbahaya

AsSAJIDIN.COM —  “Ya Allah turunkanlah hujan,” begitu doa masyarakat Sumsel dan Palembang khususnya yang dua hari terakhir menggelar shalat Istisqa di berbagai wilayah. Doa ini dipanjatkan terus menerus, meminta kepada Yang Maha Kuasa agar segera menurunkan hujan, untuk mengatasi kondisi kabut asap yang makin parah.

Kondisi Kabut Asap akibat dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kota Palembang hari ini, Kamis (19/9), sempat mencapai  kategori berbahaya.

Hal ini terlihat dari data Konsentrasi PM 10 di Palembang, yang dapat di lihat langsung melalui Web BMKG.go.id dimana Partikulat (PM10) di kota Palembang

Naiknya PM10 di kota Palembang mulai terjadi sejak pukul 06.00 dimana sudah karena sudah berada dalam angka 357.10 µgram/m3. Angka ini terus naik tiap jamnya hingga yang tertinggi pada pukul 08.00 WIB mencapai 445.28 µgram/m3 atau dalam kategori Berbahaya.

Lihat Juga :  Alasan Ustad Arifin Ilham Dipindahkan Perawatannya ke RS Penang

Kondisi udara atau PM10 di kota Palembang baru menurun pukul 10.00 WIB dimana PM 10 sudah berada di angka 272.76 akan tetapi tetap didalam kategori Sangat Tidak Sehat.

Sedangkan Nilai Ambang Batas (NAB) atau Batas konsentrasi polusi udara yang diperbolehkan atau yang baik untuk masyarakat berada dalam udara PM10 di angk 150 µgram/m3 atau kategori Baik.

Kasi Informasi dan Observasi BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Bambang Beny Setiaji mencatat Sumber dari LAPAN Tanggal 19 September 2019 tercatat beberapa titik panas di wilayah sebelah selatan-tenggara Kota Palembang dengan tingkat kepercayaan di atas 80% yang berkontribusi asap ke wilayah Kota Palembang. “Intensitas Asap (Smoke) umumnya meningkat terjadi pada dini hari menjelang pagi hari (01.00-07.00 WIB) ini dikarenakan labilitas udara yang stabil pada saat tersebut. Sedangkan untuk jarak pandang hari ini berkisar 500-800 m dengan Kelembapan 82-92%,” jelas Beny.

Lihat Juga :  Soal Status Hukum Sukmawati, MUI Belum Keluarkan Putusan

Beny menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam bertransportasi pada pagi hari (04.00-07.00 WIB) dan pada sore hari (17.00-19.00 WIB) seiring potensi menurunnya jarak pandang. (Sumber: Sibernas/MN)

Tags
Close